- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
Sambut Bulan Ramadhan 1443 Hijriah Polres Tanimbar Apel Pasukan Ops Keselamatan Siwalima 2022

Saumlaki,malukuupdate.com - Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Romi Agusriansyah yang membacakan sambutan tertulis Wakapolda Maluku
mengatakan bahwa saat ini, selain keselamatan berlalu lintas yang berhubungan langsung dengan orang, kendaraan, jalan dan sarana prasarana jalan terdapat permasalahan baru yaitu ancaman pandemi Covid-19.
Baca Lainnya :
- Sudah Ditetapkan Sebagei Tersangka Dugaan Korupsi Warga Heran, Emanratu Masih Bebas Berkeliaran 0
- Ada Oknum Kasat Di Polres KKT Perlakukan Tahanan Secara Istimewa Kapolda Diminta Mengambil Tindakan0
- Mantan Kades,Sekdes dan Bendahara Meyano Das di tuntut 4 Hingga 5 Tahun Penjara. 0
- Skandal Rp9,3 Miliar Catut Nama Polres Kabankeu Pemkab KKT Ancam Pecat Dua PNS Non Job0
- Polres Tanimbar Gelar Bimbingan Rohani dan Mental Casis Bintara Rekpro. 0
Untuk itu dibutuhkan upaya khusus dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 bidang Lalu Lintas yang mewujudkan keselamatan masyarakat dalam berkendara.
Berbagai permasalahan tersebut lanjut Kapolres Romi diantaranya adalah kurangnya kesadaran masyarakat atas pelaksanaan protokol kesehatan, sehingga memerlukan upaya penanganan secara profesional dan komprehensif dari polri, agar terwujud kenormalan baru sebagaimana yang diharapkan.
“Kita menyadari, bahwa dalam menghadapi permasalahan di bidang lalu lintas tersebut, dibutuhkan peran serta seluruh stakeholder agar mampu meningkatkan kampanye protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas.
Selain itu juga diperlukan koordinasi bersama antar instansi pemerintah lainnya, yang selama ini dirasakan masih perlu ditingkatkan,” ucapnya.
Selanjutnya, kata Sugeng, guna memberi solusi atas permasalahan tersebut, pengemban fungsi operasional polri telah menetapkan kalender operasi keselamatan 2022, yang kali ini dilaksanakan menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1443 H.
Sasarannya meliput segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata sebelum pada saat dan pasca operasi keselamatan siwalima 2022 yang dapat menghambat dan mengganggu kamseltibcarlantas serta penyebaran Covid-19.
Dikatakan, Operasi keselamatan siwalima tahun 2022 ini, merupakan salah satu upaya Polri dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, yang dilaksanakan dengan melalui pendekatan preemtif dan preventif terutama dalam rangka menekan penularan Covid 19 dijalan.
“Kegiatan tersebut dilakukan dengan cara memberdayakan fungsi Kamsel Lantas secara optimal, penerangan masyarakat dimedia cetak maupun elektronik serta pelayanan informasi Lalu Lintas melalui manajemen media Lantas Polda Maluku, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pengguna jalan,” jelas Kapolres.
Kapolres juga menambahkan, Operasi Kepolisian dengan sandi keselamatan siwalima 2022 akan dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 01 Maret sampa dengan 14 maret 2022, secara serentak di seluruh wilayah indonesia dengan tujuan operasi meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunnya angka pelanggaran maupun Laka Lantas serta memutus penyebaran Covid-19.
“Untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan maka pola operasi yang dikedepankan yaitu preemtif dan preventif, dilaksanakan secara persuasif dan humanis, memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap mentaati protokol kesehatan serta mematuhi aturan guna menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Sebelum mengakhiri amanat Wakapolda, ada beberapa penekanan yang di sampaikan; Pertama, Melaksanakan deteksi dini, lidik pengamanan dan penggalangan serta pemetaan lokasi/tempat yang rawan terhadap kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan Lalu Lintas serta lokasi penyebaran Covid-19.
Kedua, Melaksanakan binluh kepada masyarakat tentang Kamseltibcarlantas dan bahaya penyebaran Covid-19 melalui kegiatan sosialisasi.
Ketiga, Melaksanakan edukasi dan penerangan serta membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan mematuhi protokol kesehatan guna memutus penyebaran Covid-19.
Keempat, Melaksanakan publikasi tertib berlalu lintas dan mematuhi protokol kesehatan melalui media massa, baik media elektronik, media cetak dan media sosial.
Kelima, Melaksanakan tindakan terhadap tujuh pelanggaran prioritas yaitu pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan handphone, pengemudi kendaraan bermotor yang masih dibawah umur, berboncengan lebih dari dua orang, tidak menggunakan Helm SNI, mengemudi kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol, melawan arus Lalu Lintas, mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan dan tidak menggunakan safety belt. (AM)











