- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
Mercy Barends Janjikan Pembangunan Sekolah Lapangan Pertanian di Liliboy

Ambon, MalukuUpdate.com
Mercy Chriesty Barends yang merupakan anggota DPR RI Daerah Pemilihan Provinsi Maluku saat melakukan kunjungan reses ke Negeri Liliboy, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah mengharapkan agar adanya sekolah lapangan pertanian di Desa tersebut guna membantu para petani dalam mengembangkan usahanya.
Menurutnya, keberadaan sekolah lapangan pertanian bagi masyarakat khususnya masyarakat Liliboy sangatlah penting sehingga nantinya kedepan para petani dapat berinovasi dalam pengembangan pertanian milik mereka.
Baca Lainnya :
- Dorong UKM ATL Masuk Pasar Digital0
- Aswas Kejati Maluku Apresiasi Kinerja Kejari Tanimbar0
- Satu ASN dan Dua Pengedar Shabu Ditangkap Satuan Narkoba Polres Tual0
- Polres Taanimbar Serahkan Tersangka KL Langsung Di Tahan Jaksa.0
- Janji Wali Kota Berikan Cenderamata Cincin Emas Beny Selano Dan Suryati Diduga Tipu Pensiunan Guru0
"Dalam pertemuan bersama para petani di Negeri Liliboy, kami telah bersepakat untuk nantinya akan dibangun sekolah lapangan pertanian di Negeri tersebut," ungkap Mercy.
Dikatakannya, berkaca pengalaman selama kondisi miris selalu dialami oleh para petani di Maluku khususnya di Kota Ambon yang mengembangkan tanaman umur panjang.
"Kondisi terkini petani di Maluku, terutama di Kota dan Pulau Ambon sangat miris pasalnya selama ini hidupnya bergantung dari tanaman umur panjang seperti pala dan cengkeh serta buah-buahan, yang terkesan tidak berkembang karena menghadapi banyak masalah menyangkut pengembangan usaha, di samping usia tanaman yang telah tua," kata Mercy.
Olehnya kehadiran sekolah lapangan pertanian sangat penting bagi para petani untuk meningkatkan serta menambah ilmu dalam mengembangkan tanaman pertanian mereka.
Mercy juga menjelaskan, keberadaan sekolah ini berbeda dengan sekolah formal pada umumnya karena, sekolah tersebut akan menjadi tempat mendidik para petani pemula, terutama generasi muda atau kaum milenial yang ingin terjun mengolah lahan pertanian menggantikan orang tuanya.
"Sekolah lapangan Pertanian ini akan menjadi tempat bagi para petani milenial belajar membuat pupuk organik, bagaimana membudidayakan tanaman umur panjang, cara mengatasi hama serta berbagai cara praktis untuk mengembangkan usaha pertanian," jelasnya.
Terkait dengan pembiayaan dalam menunjang pembukaan dan pendirian sekolah lapang itu, dirinya menyatakan akan memanfaatkan sebagaian gajinya serta biaya perjalanan reses yang telah disisihkan dan dikelola timnya untuk dikembalikan dalam bentuk program pemberdayaan masyarakat.
"Prinsipnya dukungan penganggaran akan kita atur sedemikian rupa sehingga sekolah lapangan ini dapat terlaksana dan pelatihan perdana sudah bisa berjalan dalam waktu dekat kendati dalam bentuk sederhana," tandasnya.
Untuk itu, Mery berharap, sekolah lapangan pertanian ini dapat menjadi unggulan sekaligus tempat bagi para petani menimba ilmu serta berbagi pengalaman di bidang pertanian, khususnya tentang pengembangan tanaman umur panjang dan buah-buahan di Pulau Ambon dan provinsi Maluku pada umumnya.(**)











