- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
Lima Tewas, Belasan Penumpang Long Boat Nusantara Masih Dicari

Tual,malukuupdate.com - Sebanyak lima orang dinyatakan meninggal dunia dan belasan lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan ketika long boat Nusantara tenggelam di perairan laut Tanjung Burang, Kecamatan Kei Besar Utara Timur.
Pada tanggal 21 Februari 2022 pukul 16.25 WIT, telah dilaksanakan operasi pencarian dan evakuasi Long Boat milik Bpk. Sharin Uar yang mengalami kecelakaan laut (tenggelam) di perairan laut Tanjung Burang, Kec. Kei Besar Urara Timur.
Baca Lainnya :
- Hadiri Pelantikan Pengurus MKGR Gubernur MI : Ormas MKGR Harus Perjuangkan Aspirasi Warga0
- DPRD Maluku Berduka Anggota Legislatif Fredek Rahakbauw Tutup Usia0
- Komisi IV DPRD Minta Jasa Nakes Segera Dibayarkan & Peningkatan Pelayanan Pasien Covid-190
- Rovik Minta Pemprov Maluku Transparan Informasi Covid-190
- DPRD Maluku Dukung Pelaksanaan UKG & PPG Untuk Guru yang belum Sertifikasi0
Tim SAR gabungan Kota Tual menggunakan KN. SAR Baharata di Pelabuhan Perikanan Nusantara Negeri Tual, Dusun Dumar, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual, Provinsi Maluku untuk mencari para korban.
Ikut dalam kegiatan SAR, Kepala Pos Sar Tual Rusdianto dan Creuw Kapal Sar 10 orang, Kapten Bakamla Helwan Andriansya dan tiga orang anggota Bakamla Tual, Aipda. M. Besan dan satu orang Satuan Polair Tual, Anggota Unit Intel Lanal Serka Amin, Personel Deninteldam XVI/Ptm Srt. Ari Agus M
dan Keluarga Korban 42 orang.
Kronologis singkat kecelakaan, menurut penjelasan Memet (39) yang merupakan warga Ohoi Banda Efruan, Kecamatan Kei Besar Utara timur, menerangkan bahwa sekitar Pukul 07.15 WIT, long boat Rajawali milik Syaharin Uar yang bermuatan 25 (dua puluh lima) orang penumpang dan tiga orang creuw berangkat dari Kota Tual menuju Desa Banda Eli, Kec. Kei Besar Utara Timur.
Sekitar pukul 14.40 WIT, Speedboad Rajawali tiba di tanjung ular Ohoi Wair, Kec. Kei Besar Utara Barat diterpa gelombang diperkirakan sekitar 3-4 meter disertai angin kencang.
Long boat Rajawali kemasukan air dari depan dan samping sehingga long boat tenggelam
Pukul 17.20 WIT, para korban meninggal dunia dievakuasi ke Desa Banda Eli, Kec. Kei Besar Utara Timur untuk persiapan pemakaman.
Selanjutnya pada pukul 16.25 WIT, Tim Sar gabungan berangkat dengan KN. Sar Baharara 242 dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Negeri Tual, Dusun Dumar, Kec. Dullah Selatan, Kota Tual menuju lokasi kejadian dengan titik Koordinanat 5°15'786'' S 132°8'406''E, Heading : 51° timur laut Kota Tual.
Pukul 17.30 WIT, Tim Sar gabungan tiba di perairan laut antara Pulau Tual dan Pulau Kei Besar, karena gelombang tinggi diperkirakan kurang lebih 4 sampai 5 meter sehingga tidak bisa melanjutkan pencarian selanjutnya Tim Sar gabungan kembali ke Kota Tual.
Pukul 19.25 WIT, tim sar gabungan tiba di Pelabuhan Penga Eko,wasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Tual, Dusun Dumar, Kec. Dullah Selatan, Kota Tual.
Data Korban meninggal dunia antara lain Ny. Oinar Uar Husin 72 Tahun, Ibu Mboisiti Rumra 88 tahun, Ibu Tajali Salamun 66 tahun, Ibu Suryati Feer 70 tahun, Ahad Ohoiulun 70 tahun, dan Balita Perempuan (nama belum diketahui).
Sedangkan korban selamat Sharin Uar (Nahkoda/pemilik Long boat), Ndener Salamun, Kadir Sanmas, Babau Latar, dan Ahmat Tahatyanan.
Korban yang belum ditemukan 17 (tujuh belas) orang dan identitas mereka tidak diketahui. (BR)











