- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
Komisi IV DPRD Minta Jasa Nakes Segera Dibayarkan & Peningkatan Pelayanan Pasien Covid-19

Ambon, MalukuUpdate.com
Komisi IV DPRD Maluku meminta kepada Dinas Kesehatan Maluku untuk segera melakukan pencairan terhadap jasa 131 tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas menangani pasien Covid-19.
Baca Lainnya :
- Rovik Minta Pemprov Maluku Transparan Informasi Covid-190
- DPRD Maluku Dukung Pelaksanaan UKG & PPG Untuk Guru yang belum Sertifikasi0
- Penegakan Hukum di Tanimbar \"Mati Suri\" 0
- Empat Dokter. 19 Nakes Dinyatakan Positif Covid 19 Puskesmas Saumlaki Ditutup Sementara0
- Polres KKT Laksanakan Sertijab Dua Kapolsek dan Kasat Tahti 0
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV, Ruslan Hurasan saat memimpin rapat bersama mitra.
"Kami berharap pada bulan Maret mendatang 131 tenaga Nakes telah dibayarkan," ujar Hurasan.
Selain jasa nakes, dirinya juga meminta agar pelayanan terhadap pasien Covid-19 pada rumah sakit rujukan harus lebih ditingkatkan.
Dirinya berharap, Dinas juga dapat memperhatikan ruangan dokter dalam meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap pasien Covid-19.
” Hasil tinjauan lapangan saya mendapati kamar untuk dokter tidak layak. Karena itu perlu diperhatikan terkait dengan fasilitas tenaga medis yang melayani," ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Faradilla Atamimi memastikan jasa 131 tenaga kesehatan yang bertugas menangani pasien Covid-19 pada rumah sakit darurat yang ada di BPSDM bakal terbayarkan pada bulan Maret mendatang sebesar Rp 6,5 Milyar .
Atamimi menjelaskan, jika anggaran ditransfer oleh Kementerian Kesehatan ke rekening rumah sakit penampung BPSDM yang ditangani RSUD Ishak Umarella-Tulehu.
” Anggaran akan segera dicairkan menunggu tandatangan Gubernur melalui Pergub. Karena itu, Kadis akan siap melakukan itu dan dipastikan bulan Maret sudah bisa dibayarkan” tegas Atamimi saat rapat dengar pendapat bersama Komisi IV DPRD Provinsi Maluku.(**)











