- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
- Sekretaris DPRD Maluku Resmi Dikukuhkan Jabat Wakil Ketua I ASDEPSI
Pegang Proyek Fisik di Saumlaki Dan Papua
Kontraktor Asal Makassar Iqbal Tidak Bayar Utang Rp300 Juta Lebih

Saumlaki, malukuupdate.com - Seorang kontraktor asal Makassar bernama Iqbal yang dikenali memegang sejumlah proyek fisik di Papua maupun Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar diduga telah melakukan penipuan terhadap Aristo.
Peristiwa ini bermula dari tahun 2019, tepatnya sekitar Bulan Agustus lalu Iqbal mendapatkan sebuah proyek fisik berupa pengerjaan drainase di dekat danau.
Kemudian yang bersangkutan mengambil material berupa semen dari toko bangunan milik Aristo sehingga total biaya yang harus dibayar sebesar RpRp300 juta.lebih
Baca Lainnya :
- Kapal Layar Arka Kinari Singgahi Daerah Jalur Rempah Indonesia0
- Dirjen Kemendikbud : Jalur Rempah narasi sejarah penting yang terabaikan0
- Bupati Petrus Fatlolon Larang ASN rangkap jabatan0
- Bupati MBD Buka Masa Perkenalan Anggotta Baru GMKI 0
- Polres Aru Gelar Rakor Kesiapan Pengamanan Pilkada0
Namun setelah lebih dari satu tahun, meski proyeknya sudah dikerjakan tetapi harga matrial berupa semen Rp300 juta lebih tidak dilunasi sampai saat ini, dan Iqbal sangat sulit dihubungi melalui hand phonenya.
"Sebelumnya komunikasi lewat telepon masih terjadi dan Iqbal berjanji mau bayar tapi dia bilang proyeknya tertahan di Saumlaki," beber Aristo kepada media ini.
Karena ada sejumlah proyek juga yang ditangani Iqbal seperti proyek taman kota dan drainase, lalu dia berjanji mau ganti setelah anggaran proyek jalan di sekitar danau, tetapi nyatanya sampai saat ini tidak ada realisasi pembayaran semen Rp300 juta.
Suatu saat ketika sempat terjadi komunikasi lagi, Iqbal berjanji akan memberikan sebuah mobil miliknya sebagai jaminan dimana mobil tersebut berada di Bone, namun belakangan juga tidak ada realisasi dan Iqbal tidak bisa dihubungi lagi.
"Padahal saat mengambil matrial semen tahun 2019 oleh seorang anak buahnya, Iqbal berjanji akan melunasi harga semen setelah 40 hari ke depan," akui Aristo.
Akibatnya Aristo berniat untuk melaporkan aksi penipuan yang dilakukan Iqbal ini ke polisi.
Saat ini Iqbal di Makasar tetapi dia mendirikan PT. Surya Nusantara Selatan dengan menggunakan nama orang lain sebagai direkturnya. (*)











