- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
- Sekretaris DPRD Maluku Resmi Dikukuhkan Jabat Wakil Ketua I ASDEPSI
Bupati MBD Buka Masa Perkenalan Anggotta Baru GMKI

Tiakur,malukuupdate.com,- Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Benyamin Thomas Noach membuka kegiatan masa perkenalan (maper) anggota baru Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang setempat yang berlangsung di gereja Elika jemaat GPM Syota, Jumat (18/09).
Bupati dalam kegiatan tersebut menyatakan GMKI merupakan sekolah pengkaderan untuk melahirkan pemimpin bangsa. "Bangsa ini punya mesin pengolah pemimpin salah satunya GMKI. Organisasi ini juga telah memberikan kontribusi besar pada perjuangan kemerdekaan Indonesia," katanya.
Menurut Bupati, penderi GMKI dr. Johanes Leimena yang akrab disapa 'om Jo" merupakan salah seorang tokoh besar bangsa, dan organisasi yang dibentuk bukan sekedar tempat berkumpul dan bercerita, tetapi menghasilkan satu gerakan memajukan bangsa dan negara termasuk di kabupaten MBD.
Baca Lainnya :
- Polres Aru Gelar Rakor Kesiapan Pengamanan Pilkada0
- Petrus Fatlolon Lantik Kadis dan Sekretaris Dinas Kependudukan KKT0
- PKL Pasar Namrole Nyatakan Sikap Dukung Balon SMS - GES di Pilkada Buru Selatan0
- Bupati Kepulauan Tanimbar Buka STQ Dua Kecamatan 0
- Masyarakat Aru Gelar Demo Tolak LIN di Maluku0
Salah seorang senior GMKI Jefri Rehiraki dalam kesempatan tersebut menyatakan, masa perkenalan merupakan hal yang diharuskan organisasi mengingat tidak semua mahasiswa Kristen adalah anggota organisasi GMKI.
"GMKI ikut bertanggung jawab menyiapkan pemimpin-pemimpin masa depan bangsa dan negara dalam ciri kekristenannya. GMKI harus tampil beda dengan organisasi kepemudaan lainnya yang terdistribusi di tiga medan gumul yaitu gereja, perguruan tinggi dan masyarakat," katanya.
Menyikapi perhelatan Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang maka GMKI harus menjaga Independensi diri dan memberikan kesejukan dan pemahaman rasional serta objektif kepada masyarakat agar situasi ini tetap aman dan damai.
Kegiatan maper merupakan hal yang diharuskan bagi kader-kader baru dan sudah berlangsung selama tiga kali di kabupaten bertajuk Kalwedo tersebut, dan hal itu diwajibkan untuk kader baru GMKI.
Ketua Panitia Leo Samadara mengatakan, kegiatan tersebut sebelumnya direncanakan berlangsung di Dusun Upunyor, namun karena mengalami masalah sehingga dialihkan ke Dusun Syota, desa Klis, Kecamatan Moa.
Dia berharap anggota kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kecintaan dan tanggungjawab anggota baru terhadap organisasi GMKI, termasuk berkontribusi untuk memajukan organisasi tersebut. (JW)











