- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
Mati Mesin Dan Terombang-Ambing Di Laut Polsek Leihitu dan Koramil Evakuasi Penumpang Speedboat Rik

Ambon,malukuupdate.com - Personil polsek Leihitu dipimpin langsung Kapolsek Iptu Julkisno Kaisupy bersama aparat Koramil Leihitu dan Satgas BKO Yon Arhanud 11 WBY mengevakuasi 31 penumpang dan ABK speedboat Rikma yang mengalami mati mesin dan terombang-ambing dilaut ombak besar dan kencangnya tiupan angin.
Hal itu diungkapkan Kapolsek kepada awak media melalui pesan singkatnya hari ini.
Baca Lainnya :
- Wakajati Maluku Kunker Ke Tanimbar 0
- Satu Nelayan Terseret Ombak Masih Dicari Tim SAR0
- Merubah Sertifikat Jhony Miru Di Gugat Ibu Kandungnya Ke Pengadilan0
- Siswa SMA Yos Sudarso Wisata Edukasi Di KRI Tarakan-9050
- Kajari MTB Pimpin Pemusnahan Barang Bukti Enam Tahun Terakhir 0
"Kami memberikan pertolongan dengan mengevakuasi puluhan penumpang speedboat yang terombang-ambing di perairan Tanjung Hitu, Kecamatan Leihitu akibat mengalami mati mesin," ujar Kapolsek.
Terdapat 31 orang di dalam speedboat dimana lima diantaranya adalah ABK yang baru melakukan perjalanan dari Ketapang, (Pulau Seram) Kabupaten Seram Bagian Timur menuju Hitu.
Awalnya salah satu penumpang Speedboat Rikma yang menghubungi Kapolsek untuk meminta pertolongan karena buruknya cuaca di laut berupa angin kencang dan ombak besar, sementara mesin speedboat sudah mati total.
Selanjutnya Kapolsek Leihitu berkoordinasi dengan Danramil Leihitu dan Satgas BKO Yon Arhanud 11 WBY serta juragàn speedboat Teluk Huamual Star untuk melakukan pertolongan dan evakuasi.
Dengan dibantu masyarakat, aparat keamanan segera melakukan pertolongan dan mengevakuasi 26 penumpang yang terdiri dari 19 orang dewasa serta sembilan orang anak ditambah lima ABK ke daratan sekitar pukul 10:20 WIT.
Salah satu ABK bernama Rusdin Papalia menjelaskan, awalnya Speedboat Rikma dengan tiga mesin berkekuatan 40 PK ini berjalan mulus, namun tiba-tiba dua mesinnya mengalami gangguan saat keluar dari Dusun Ketapang, Desa Loki, Kabupaten SBB sekitar pukul 09:00 WIT.
Akibatnya mereka tetap berlayar menuju Pelabuhan Hitu dengan hanya menggunakan satu unit mesin dengan jarak kurang lebih 7 mil laut dari garis pantai. (*)











