- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
Satu Nelayan Terseret Ombak Masih Dicari Tim SAR

Malteng,malukuupdate.com - Kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang nelayan aatas nama Hamdul Rumidal (44) terseret arus dan tenggelam saat berenang untuk menarik perahunya ke pesisir pantai, akibat dari gelombang dan angin Kencang di pesisir Pantai Dusun Lateri Negeri Tamilouw (Malteng).
Hingga kini keberadaan korban belum diketahui sehingga Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian.
Baca Lainnya :
- Merubah Sertifikat Jhony Miru Di Gugat Ibu Kandungnya Ke Pengadilan0
- Siswa SMA Yos Sudarso Wisata Edukasi Di KRI Tarakan-9050
- Kajari MTB Pimpin Pemusnahan Barang Bukti Enam Tahun Terakhir 0
- Menjelang Natal Kapolsek Nusaniwe Himbau Warga Jaga Kamtibmas 0
- BPSDM Terstandarisasi Terapkan Integrasi 3 SNI Sistem Manajemen0
Kepala Kansar Ambon, Mustari menjelaskan, pada Jum'at 24/12.06.25 Team Rescue KANSAR Ambon menggunakan Rescue Car Type II dengan membawa Rubber boat bergerak menuju Dusun Lateri Negeri Tamilouw melalui jalur darat dengan jarak ± 260 KM dan Heading 77.45 derajat arah Timur dari KANSAR Ambon, Estimasi Tim tiba di LKK pada jum'at 24/12. 13.15.
Dengan kondisi cuaca hujan ringan, angin barat daya - barat laut 5-20 knot, dan tinggi gelombang 1,25 - 2,50 meter.
Hilangnya nelayan ini berawal pada Jum'at 24/12. 06.15 WIT terima info dari Bapak Akerina (Polair Amahai) melaporkan bahwa pada TW 1222 2000 WIT Nelayan a/n Hamdul Rumidal (44 Tahun/L) Terseret Arus dan tenggelam saat berenang untuk menarik perahunya ke pesisir pantai, akibat dari gelombang dan angin Kencang di pesisir Pantai Dusun Lateri Negeri Tamilouw (Kab.Malteng).
Sampai saat ini sudah dilakukan pencarian oleh masyarakat Setempat namun belum ditemukan.
"Koordinat diduga 3°24'41.32"S, 129°21'18.32"E, dan sekarang tim SAR sudah melakukan operasi SAR hingga hari ke tiga namun belum membuahkan hasil," kata Mustari.
Alut yang digunakan dalam upaya pencarian berupa satu unit
Rescue Car Type II serta satu unit Rubber Boat. (*)











