- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
- Sekretaris DPRD Maluku Resmi Dikukuhkan Jabat Wakil Ketua I ASDEPSI
Warga Batuley Ngaku Kecewa Dengan Kepemimpinan Ambo Djonler

Dobo,malukuupdate.com - Walaupun baru dilantik sebagai Kepala Desa Batuley, Kecamatan Aru Utara Timur di Kabupaten Kepulauan Arur beberapa bulan kemarin, ternyata kepemimpinan Ambo Djonler sangat mengecewakan warganya sendiri.
Baca Lainnya :
- Program Polwan Masuk Desa, Dua Wilayah Kecamatan Seram Barat Jadi Lokasi Utama 0
- BPBD Maluku Gelar Rakortek se-Provinsi Tahun 20230
- Kunker ke Kecamatan Gorom, Gubernur Murad Resmikan RKB MAN 3 SBT0
- Terlibat Kekerasan Bersama Terhadap Petugas Puskesmas Benteng0
- Pemkot Ambon Sampaikan Tujuh Ranperda Usulan Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang ke-II0
"Hingga kini yang bersangkutan belum pernah melaksanakan kegiatan musrenbang desa bersama masyarakat desa setempat," ungkap warga yang namanya tidak mau dipublikasihkan kepada media ini.
Hal ini sangat berpengaruh juga pada perencanaan pembangunan desa karena belum pernah melakukan musrenbang desa.
Padhal tujuan dari musrenbang desa adalah salah satu tahapan dalam proses perencanaan pembangunan dengan tujuan untuk mengakomodir usulan kegiatan dan pendekatan dari bawah ke atas agar usulan masyarakat menjadi pertimbangan bersama.
Warga berharap dengan adanya kepemimpinan kades yang baru dilantik ini harus bisa membawa perubahan pembangunan Desa Batuley.
Selain itu, kades selalu lebih memilih berada di Kota Dobo karena dirinya sedang terlibat masalah rumit dan harus membayar denda berupa uang senilai Rp200.000.000 di Bulan April mendatang kepada pihak yang merasa dirugikan.
Maka hal ini sangat memalukan dirinya sendiri apalagi seorang kepala desa seharusnya tunjukan sikap kepemimpinan dan memberikan teladan yang terbaik kepada masyarakatnya bukan membuat hal hal yang dinilai tidak baik. (*)











