- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
- Sekretaris DPRD Maluku Resmi Dikukuhkan Jabat Wakil Ketua I ASDEPSI
Wali Kota Tual Mengutuk Keras Aksi Pengeboman Gereja

Tual, malukuupdate.com - Kejadian pengeboman di depan Gereja Katedral Makasar tepat pada hari Minggu tanggal 28/03 menimbulkan berbagai kecaman, salah satunya Wali Kota Tual Adam Rahayaan S.Ag M.Si yang mengetuk keras oknum yang melakukan pengeboman itu.
"Saya selaku wali kota mengatasnamakan seluruh masyarakat kota Tual mengutuk keras tindakan pengeboman di gereja katedral Makasar oleh sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab," tegas Rahayaan.
Adam Rahayaan sangat prihatin bahkan juga turut berduka atas kejadian pengeboman mengakibatkan banyak korban.
Baca Lainnya :
- Sesosok Mayat Tanpa Busana Ditemukan Terapung0
- Masalah Hutang, Rahakbauw Jadi Korban Pembacokan0
- Jual Senjata Dan Ratusan Butir Peluru0
- Terlibat Dugaan Penganiayaan Dan Pembunuhan Berencana Satu Pelaku Terancaman Hukuman Mati0
- Amrullah Ditemukan Tewas Terapung Di Perairan Tulehu0
Adapun sedemikian pihak keluarga korban pengeboman di depan Gereja katedal Makasar agar dapat bersabar dan semua persoalan ini kita serahkan semua kepada Tuhan.
Lanjut Rahayaan bahwa peristiwa bom bunuh diri di depan katedral Makasar itu juga mengakibatkan salah satu warganya menjadi korban di sana.
Selain itu sesuai dengan informasi yang kami dapatkan bahwa salah satunya warga dari kota Tual menjadi korban pengeboman.
"Untuk itu saya pada prinsipnya tetap berinisiatif untuk ketemu langsung dengan keluarga korban untuk tetap memberi dukungan moril atas peristiwa yang terjadi," ucap Wali Kota.
Untuk itu Rahayaan juga menambahkan bahwa dirinya akan berangkat ke Makasar untuk berkunjung melihat kondisi korban asal dari dearahku.
"Maka diperkirakan sekitar tanggal 4 atau 5 April ini dalam bulan ini saya akan berangkat sekaligus mau melihat kondisi korban yang lagi di rawat di rumah sakit Bhayangkara di Makasar," beber Wali Kota.
Wali kota berharap agar masyarakat tidak dapat terprovokasi dengan kejadian ini,tetapi kita di sini pada prinsipnya tetap menjaga toleransi kebersamaan antar umat beragama dan semua ini kita serahkan sepenuhnya kepada pihak aparat penegak hukum.
Untuk itu di harapkan agar masyarakat jangan terpengaruh atas kejadian ini, tetapi kiranya dapat menyerahkan kepada pihak penegak hukum agar dapat secepatnya mengungkap kasus pengeboman di gereja katedral Makasar. (*)











