- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
- Sekretaris DPRD Maluku Resmi Dikukuhkan Jabat Wakil Ketua I ASDEPSI
Tinjau Puskesmas Perawatan Geser Widya : Pola Asuh Anak Juga Pengaruhi Gizi Buruk

Geser, MalukuUpdate.com,- Memanfaatkan kunjungan kerja ke Kabupaten Seram Bagian Timur, Ketua TP PKK, Widya Pratiwi Murad berkesempatan mengunjungi salah satu puskesmas yaitu Puskesmas Perawatan Geser, Rabu (15/03).
Dan, sebagai Duta Parenting Maluku ini juga langsung meninjau kegiatan pelayanan kesehatan tersebut.
Sebanyak 26 anak mengikuti pelayanan selama sehari tersebut. Dan dalam kegiatan ini, terdapat sembilan anak mengalami kurang gizi akibat kurang makan. Salah satunya, Gifara, usia 3 tahun.
Baca Lainnya :
- Warga Batuley Ngaku Kecewa Dengan Kepemimpinan Ambo Djonler0
- Program Polwan Masuk Desa, Dua Wilayah Kecamatan Seram Barat Jadi Lokasi Utama 0
- BPBD Maluku Gelar Rakortek se-Provinsi Tahun 20230
- Kunker ke Kecamatan Gorom, Gubernur Murad Resmikan RKB MAN 3 SBT0
- Terlibat Kekerasan Bersama Terhadap Petugas Puskesmas Benteng0
Saat di temui, anak dengan kondisi malnutrisi bisa kekurangan atau kelebihan zat gizi tertentu. Malnutrisi rupanya tak hanya terjadi pada kalangan ekonomi lemah, yang kerap kesulitan mendapatkan bahan pangan dengan gizi seimbang untuk penuhi kebutuhan nutrisi anak. Malnutrisi juga bisa dialami anak dari kalangan menengah atas karena masalah pola asuh.
“Faktor ekonomi tidak selalu menjadi penyebab anak kekurangan gizi. Pola asuh juga bisa menjadi penyebabnya,” tutur Widya.
Menurutnya, pola asuh turut menentukan status gizi anak. Persoalan kekurangan gizi bukan hanya disebabkan ketidakmampuan orangtua menyediakan bahan pangan berkualitas, atau memastikan bahan pangan memenuhi standar gizi seimbang.
“Bagaimana orangtua memberikan makanan kepada anak juga punya andil terhadap status gizi anak,” ujar Widya.
Selain itu, Fatur Aris Tamher, balita berusia 5 tahun juga mengalami terlambat perkembangan. Mengenai hal ini, Widya menyebut setiap orang tua pastinya punya rasa khawatir bila kemampuan si kecil terasa tertinggal dari anak-anak seusianya. Ada beragam keterlambatan perkembangan anak, termasuk bahasa, berpikir, sosial atau keterampilan motorik.
“Sebagian besar orang tua tentunya khawatir jika anaknya mengalami keterlambatan perkembangan. Yang sabar ya bu,” pungkasnya.
Diketahui, Tim Ina Latu Malika di ketuai Ny. Widya Pratiwi Murad, Wakil Ketua Tim Meikyal Pontoh, dilengkapi para anggota diantaranya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Direktur Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. J. Leimena, Direktur RSUD dr M Haulussy, direktur RSUD dr. Ishak Umarela, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku, Ketua Persatuan Dokter Gigi Wilayah Maluku, dr. Sherly Yakobus dan dr. Mellyna Kusuma Atmanegara. (**)











