- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
- Sekretaris DPRD Maluku Resmi Dikukuhkan Jabat Wakil Ketua I ASDEPSI
MUI Sudah Keluarkan Sertifikat Halal untuk Vaksin Covid-19

Ambon, Malukuupdate.com - Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Refdi Andri, M.Si, mengaku, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menyatakan vaksin Covid-19 Sinovac halal.
Kapolda menyampaikan hal itu setelah mengikuti sosialiasi tentang vaksinasi bersama Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, melalui virtual zoom yang dipusatkan di Jakarta, Senin (11/1/2021).
Orang nomor 1 Polda Maluku ini mengkuti virtual zoom terkait sosialisasi vaksin Covid dari kediaman Dinasnya, Tantui, Kota Ambon.
Baca Lainnya :
- Polda Maluku Amankan Vaksin Covid-19 yang Tiba di Bandara Pattimura0
- Nama-Nama Warga Kepulauan Tanimbar Terinfeksi Covid-191
- 87 warga Kepulauan Tanimbar positif Covid-190
- Dinas Kesehatan Tanimbar Rencanakan 500 Orang Ikut Swab0
- Bertambah lagi dua kasus Covid-19 baru di Saumlaki0
Dalam kegiatan itu, Kapolda didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Drs. Jan de Fretes, MM, Karo Ops, Direktur Intelkam, Kabid Humas, Kabid Dokkes dan perwakilan Direktur Binmas Polda Maluku.
"Menteri Kesehatan RI menyampaikan untuk ijin halal, MUI sudah memberikan sertifikatnya, BPOM juga sudah memberikan ijinnya," kata Kapolda mengutip pernyataan Menteri Kesehatan RI.
Menteri menyebutkan, kata Kapolda, terdapat 1,2 juta vaksin yang sudah didistribusikan ke seluruh provinsi di Indonesia. Kendati begitu, tidak semua provinsi menerimanya 100 persen, karena terkendala dengan tempat penyimpanan.
"Ada beberapa provinsi yang belum bisa terima 100 persen dikirimkan, karena masalah penyimpanan, ruangannya penuh yakni Jakarta, Jambi, Sulawesi Utara, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara," sebutnya.
Dalam sosialiasi tersebut, juga diketahui Presiden RI Joko Widodo akan divaksinasi pada 13 Januari 2021. Untuk Gubernur se Indonesia dan para pimpinan daerah disuntik setelah 14 Januari 2021, atau paling lambat 15 Januari 2021.
"Dan pastikan saat disuntikan vaksin dilakukan di Rumah Dakit besar. Sehingga memberikan motivasi kepada tenaga kesehatan dan masyarakat," katanya.
Untuk provinsi yang data terkonfirmasi paling tinggi, diharapkan agar dapat menyiapkan tempat tidur dalam kamar isolasi di Rumah Sakit. Sehingga bila terjadi penambahan pasien bisa tertangani dengan baik.
"Pasien di isolasi mandiri di rumah, namun hal ini yang justru menambah jumlah kenaikan penyebaran Covid. Untuk itu semua Rumah Sakit agar menambahkan tempat tidur untuk Covid," terangnya. (*)











