87 warga Kepulauan Tanimbar positif Covid-19

By Redaksi 27 Nov 2020, 11:14:25 WIB Kesehatan
87 warga Kepulauan Tanimbar positif Covid-19

Saumlaki, malukuupdate.com.-Sedikitnya 87 orang warga di kabupaten Kepulauan Tanimbar dinyatakan positif terjangkit virus Covid-19, paska dilakukan tes swab yang dilakukan secara massal, pekan lalu.

Data yang dihimpun media ini dari Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanggulangan Covid-19 provinsi Maluku, Kamis (26/11) menyebutkan kasus positif baru di Maluku bertambah 104 kasus, di mana terbanyak berasal dari kabupaten Kepulauan Tanimbar yakni 87 kasus, diikuti Kota Ambon 12 kasus, Maluku Tengah 3 kasus serta masing-masing satu kasus dari Kota Tual dan Kabupaten Seram Bagian Barat.

Dengan bertambahnya 87 kasus baru, maka di kabupaten Kepulauan Tanimbar saat ini jumlah kasus positif Covid-19 meningkat menjadi 92 kasus, karena sebelumnya di temukan lima warga positif Covid-19.

Baca Lainnya :

Penambahan 87 kasus positif baru di Kabupaten kepulauan tanimbar tersebut berdasarkan hasil uji Laboratorium terhadap spesimen 179 warga yang sudah selesai diperiksa oleh Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) kelas II Ambon.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dr. Edwin Tomasoa yang dikonfirmasi secara terpisah di Saumlaki, Kamis (26/11) membenarkan penambahan hasis positif baru di wilayah tersebut berdasarkan hasil uji swab terhadap 365 orang.

Namun Edwil yang juga Ketua Bidang Pencegahan Satgas Covid-19 Kepulauan Tanimbar belum bersedia merinci jumlahnya.

"Yang kemarin mengikuti uji swab itu sebanyak 365 orang, 103 diantaranya sudah ada hasilnya dan ada beberapa yang dinyatakan positif. Terbanyak adalah pegawai dinas Kesehatan dan tenaga medis di Puskesmas Saumlaki dan Lorulun," katanya.

Dirinya belum bersedia menyampaikan rinciannnya dengan alasan kesepakatan Satgas Covid-19 Kepulauan Tanimbar baru akan mengumumkannya setelah seluruh hasil pemeriksaan sampel diterima.

"Ada berapa orang yang terkonfirmasi positif. Nanti saja baru diimumkan setelah keseluruhan hasil pemeriksaannya sampelnya sudah diperoleh," katanya.

Yang pasti, menurutnya dari 103 orang itu sudah ada yang positif dan itu sebagian besar dari pegawai Dinkes dan Nakes.

Hingga hari ini hampir 600-an orang yang telah di swab, mulai dari lingkup pegawai Pemda, hingga terbuka untuk umum.

"Jadi kalo ditambah dengan swab gelombang pertama pekan kemarin yang berjumlah 365 orang maka sudah 1.000 lebih orang yang telah di swab," katanya.

Dia belum bisa memastikan warga yang positif Covid-19 ini merupakan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 sebelumnya atau tidak, karena harus menunggu hasil kerja tim Dinas Kesehatan provinsi Maluku yang bertugas melakukan tracking.

Dia memastikan petugas Dinas Kesehatan provinsi Maluku masih berada di Saumlaki untuk melakukan tracking termasuk terhadap keluarga Pendeta JK yang meninggal pada 1o November 2020. "Hasil tracking secara keseluruhan yang akan dipakai untuk materi swab gelombang ketiga," tandasnya.

Dia menambahkan, pasien positif baru ini umumnya berstatus orang tanpa gejala (OTG) dan untuk sementara keseluruhan kantor pemkab ditutup untuk dilakukan sterilisasi selama tiga hari. (*)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment