- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
Mercy Barends Gandeng DPC PDIP Tanimbar Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Di Kampus Lelemuku.

Saumlaki, malukuupdate.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Daerah Pemilihan VII, Mercy Chriesty Barends, Bersama DPC PDIP Tanimbar menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada para mahasiswa di Universitas Lelemuku Saumlaki (Unlesa), Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (12/10/2022), secara virtual.
Simon Johan Liur dalam sambutannya saat membuka Kegiatan Sosialisasi 4 pilar kebangsaan di kampus lelemuku mengatakan bahwa, Proklamasi kemerdekaan adalah buah perjuangan seluruh anak bangsa untuk mewujudkan cita-cita kehidupan bangsa Indonesia yang lebih baik, adil dan sejahtera.
Baca Lainnya :
- Kolonel (Chk) Romelto Napitupulu Dilantik Jadi Aspidmil Kejati Maluku0
- Kadis Pendidikan KKT Didesak Copot Gerson Saiselar Kepsek SMPN 3 Lingat 0
- Satu Warga Tewas Terbakar Di Batu Merah0
- Lagi - Lagi Polres Tanimbar PTDH 1 Anggotanya0
- Atiti ; Banyak Kesuksesan yang Sudah Diukir PF Untuk Tanimbar0
Nilai dasar yang terkandung dalam proklamasi adalah perjuangan yang berperan sebagai pembangkit semangat Bangsa untuk melakukan pembangunan disegala bidang, baik mental maupun spiritual/agama, ideolgi, hukum, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan bangsa.
Presiden pertama Indonesia sang proklamator Ir. Soekarno memperkenalkan Pancasila kepada dunia sebagai konsep dan cita-cita bangsa Indonesia.
Dalam pandangan Ir. Suekarno, Tiap-tiap bangsa mempunyai cara berjuan sendiri, mempunyai karakteristik sendiri. Oleh karena itu pada hakekatnya bangsa sebagai individu mempunyai kepribadiannya pun sendiri.
Selanjutnya kata Ir. Suekarno bahwa salah satu karakteristik Indonesia sebagai negara-bangsa adalah kesabaran, keluasan dan kemajemukannya.
Indonesia adalah satu negara yang memiliki potensi sebagai negara besar. Dan kerana itulah haruslah dikawal dan di rawat sehebat mungkin untuk mewujudkan cita-cita bersama yakni menuju masyarakat yang adil dan makmur.
Dalam kaitan dengan momentum hari ini, tentang Empat Pilar Kebangsaan, sesungguhnya dimaksudkan agar kaum terpelajar sebagai penerus bangsa dan kaum Intelektual sebagai tulang punggung bangsa Indonesia, perlu diperkuat komitmen kebangsaannya agar tatanan kehidupan bangsa dan negara terus terjaga dan terpelihara dari generasi ke generasi. Ujar Mon Liur dalam Sambutannya
Sementara Anggota DPR RI Mercy Barends dalam materi yang di bawahnya terkait Empat Pilar Kebangsaan yang disosialisasikan tersebut yakni, Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika yang dipandang perlu dan harus tetap kokoh dipertahankan dan diamanatkan oleh setiap warga negara, termasuk para mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.
Menurutnya Empat Pilar Kebangsaan merupakan pondasi utama seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Juga sekaligus menjadi dasar memperkuat integritas dan toleransi bangsa yang tujuannya untuk menciptakan kesejahteraan, kedamaian dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Selain itu menurut Mercy, perubahan dinamika di negeri ini memerlukan keteguhan sikap. Berbagai gejala yang terjadi dengan segala perbedaan yang berkembang harus tetap meneguhkan rasa kebangsaan.
“Persatuan Indonesia harus dipertahankan. Seluruh anak bangsa harus semakin meneguhkan rasa kebangsaan Indonesia agar tidak memudar,” pesannya. Empat pilar itu harus kita pertahankan agar tetap berdiri kokoh. Pancasila sebagai dasar negara telah menjabarkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, kedamaian, persatuan, keadilan, mufakat, dan kesejahteraan bersama. UUD 1945 telah memberikan prinsip kekuasaan, hak asasi, demokrasi, dan gotong royong,” imbuh Mercy Barends melalui video virtual.
Menurutnya NKRI adalah wujud kesatuan negara yang terbentuk dari hasil perjuangan dan komitmen para pendahulu yang mesti dipertahankan. Bhinneka Tunggal Ika merupakan landasan yang menuntun sikap untuk senantiasa rukun dan saling menghormati serta menoleransi beragam perbedaan kita sebagai sebuah bangsa yang besar dan penuh kemajemukan.
Di hadapan para mahasiswa Universitas pertama di Bumi Duan Lolat ini, dirinya mengimbau agar para mahasiswa UNLESA sebagai generasi penerus dan pemimpin masa depan harus memahami pentingnya empat pilar tersebut.
“Mari kita hargai dan teruskan perjuangan dan cita-cita para pahlawan dengan mengisi kemerdekaan ini. Tunjukkan karakter yang baik. Belajarlah dengan penuh semangat. Raih cita-cita kalian dengan upaya pantang menyerah,” tegasnya.
Dia berharap para peserta yang merupakan mahasiswa sebagai penerus bangsa ini yang hadir mengikuti kegiatan tersebut bukan hanya terkait penyerapan materi semata, tetapi selebihnya menjadi kekuatan dan kemauan bersama mewujudkan gerakan bersama elemen bangsa untuk transformasi sosial bangsa, sekaligus menangkis sejumlah persoalan seperti globalisasi, liberalisme, fundamentalisme, terorisme dan berbagai ancaman lainnya.
"Kita harus bangga sebagai rakyat Indonesia, karena memiliki empat pilar kebangsaan yang tidak dimiliki oleh negara lain," kunci politisi PDIP dengan daerah pemilihan Provinsi Maluku ini.
Dalam sosialisi itu juga, melibatkan narasumber dari DPC PDIP KKT Sony Lobloby dan Wakil Rektor Unlesa Oliver Srue, dipimpin moderator Wakil Ketua DPC PDIP KKT Simon Liur.
Usai Sosialisasi dilakukan DPC PDIP Tanimbar, memberikan bantuan Buku sebanyak 50 buah dan juga sertifikat. (AM)











