Banjir Kepung Tiga Negeri Di Pulau Haruku

By REDAKSI 31 Jul 2022, 08:14:46 WIB Daerah
Banjir Kepung Tiga Negeri Di Pulau Haruku

Ratusan Rumah Warga Terendam Banjir, Dua Hanyut Terseret Arus


Haruku,malukuupdate.com - pada hari Sabtu tanggal 30 juli 2022 pukul 07.00 WIT, bertempat Negeri Rohomoni dan Negeri Haruku Kecamatan Pulau Haruku (Malteng), telah Terjadi bencana alam berupa Banjir dan pohon tumbang akibat curah hujan yang tinggi.

Baca Lainnya :


Akibatnya tanggul Negeri jebol, Pohon Tumbang (Negeri Rohomoni) maupun meluapnya sungai wai ira dan wai memi (Negeri Haruku), adapun pada kesempatan itu juga dilakukan giat pembersihan rumah warga dan evakuasi terhadap barang-barang berharga milik warga.


Kegiatan dipimpin Kapolsek Pulau Haruku Iptu Julkisno Kaisupy didampingi Wakapolsek Iopda Boby Dethan dan Kanit Intelkam Polsek Pulau Haruku Bripka Franklin Tuhusula bersama 15 personel polsek.


Menurut masyarakat negeri Rohomoni pada Pukul 03:00 Wit, hujan deras yang mengguyur Negeri Rohomoni hingga mengakitbatkan arus air yang kuat hingga menghantam tanggul dan mengakibatkan jebol hingga air meluap sampai ke pemukiman warga negeri Rohomoni,adapun di didapati personil jembatan sungai kaminyan wae rusak ringan dan Pohon Tumbang Pada jalan trans Haruku yakni dari arah Negeri Rohomoni menuju Negeri Haruku yang mengakibatkan terhambatnya akses arus lalu lintas


Tindakan kepolisian yang di lakukan berupa koordinasi dengan staf Negeri Rohomoni terkait lokasi-lokasi dan jumlah rumah warga yang terndam banjir sekaligus bergotong royong membersihkan rumah warga dan jalan yang di halangi pohon tumbang tersebut


Pukul 12.00 wit air sudah mulai surut, dan debit air sudah mengecil tidak menutup kemungkinan akan terjadi banjir susulan apabila Hujan deras kembali terjadi.


Akibat dari kejadian itu tidak ada korban jiwa, namun 60 rumah warga terendam banjir di Rohmoni.


Kemudian di Negeri Haruku pada Pukul 02.30 Wit hujan deras yang mengguyur Negeri Haruku hingga mengakibatakan meluapnya sungai wai ira dan wai memi diakibatkan karena Jebolnya Talud sungai dengan ketinggian air di perkiran setinggi pinggang orang dewasa, sehingga menimbulkan 2 (dua) rumah warga hanyut terbawa banjir dan puluhan rumah warga terendam air disertai lumpur bahkan fasilitas umum seperti sekolah, jalan raya juga rusak berat,


Tindakan Polsek Pulau Haruku  bersama Camat Pulau Haruku  Bpk Drs. M. Hafid Latuconsina, MSi masyarakat Negeri Haruku dan dibantu kurang lebih 100 warga Negeri Oma yg di pimpin Raja Oma membersihkan rumah - rumah warga berserat fasilitas umum yang terendam air.


Pukul 12.00 wit air sudah mulai surut, dan debit air sudah mengecil tidak menutup kemungkinan akan terjadi banjir susulan apabila Hujan deras kembali terjadi.


Dua rumah warga hanyut terbawa arus air, 3 rumah rusak berat  dan sekitar 146 rumah warga terendam air, 1 sekolah rusak ringan, dan jalan raya utama rusak berat.


Hingga saat ini bhabinkamtibmas Negeri Haruku dan Negeri Sameth sementara berada di lokasi dan melakukan monitoring di TKP.


Di Negeri Aboru, pada pukul 04.00 Wit,hujan deras serta angin yang mengguyur hingga mengakibatkan air sungai meluap cukup deras melewati jembatan di dalam negeri aboru hingga mengalami kerusakan berat dan akses lalu lintas terhambat


Tindakan Kepolisian yang di lakukan berupa menghimbau kepada masyarakat Negeri Aboro agar mencari jalan lain,dan untuk semantara tidak melintasi jembatan.


Pukul 13.00 wit air sudah mulai surut, dan debit air sudah mengecil tidak menutup kemungkinan akan terjadi banjir susulan apabila Hujan deras kembli terjadi


Aikibatnya satu unit rumah warga rusak berat,jembatan penghubung dalam negeri aboru rusak berat.


Untuk aktivitas lalu lintas pada jalan trans pulau haruku,Hanya bisa di lalui kendaraan roda 2,akibat dari rusaknya. (*)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment