- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
Ancam Duduki Mapolresta Tual Rahayaan Desak Polres Tangkap dan Adili Pelaku Penembakan

Tual,malukuupdate.com - Keluarga korban penembakan misterius di depan Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara bersampingan dengan rumah dinas Dandim 1503, Ilham Rahayaan sangat menyesesali aksi penembakan brutal terhadap saudaranya Ongen Kabalmay yang diduga sebagai bandar Narkoba.
Menurut Rahayaan, secara pandangan mata maka kinerja BNN Tual dinilai bagaikan teroris, sehingga saat melakukan penembakan secara brutal sehingga usai penembakan saudara saya korban atas nama Abang O.K langsung kabur alias hilang jejak sehingga korban sendiri langsung melarikan diri ke RSUD Karel satsuitubun Ohoijang.
Baca Lainnya :
- Jelang Puasa Akbar, Polres Kepulauan Tanimbar Gelar Apel Kesiapan. 3
- LKPJ Bupati KKT Amburadul Tidak Beraturan0
- Murad Harapkan Daerah 3T Berkembang Sejajar Dengan Daerah Lain0
- Terkait Penembakan Oknum Diduga Bandar Narkoba 0
- Batlajery : 21 April Nanti Kita Akan Paripurna Akhir Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati. 0
Dan Anehnya lagi orang yang ditarget BNN kok tidak diberi tembakan, malah orang yang tak tau pokok masalah kok kenapa harus ditembaka," sesal keluarga korban.
Untuk itu Rahayaan meminta kepada Kapolres Tual AKBP Dax Imanuell Manuputty agar dalam waktu 1 x 24 jam kalau tidak melakukan penangkapan terhadap pelaku penembakan, maka pihak keluarga dan teman-teman akan menduduki Polres Tual dalam waktu dekat ini guna dapat mempercepat pengusutan tidakan penembakan.
Lanjut Rahayaan bahwa kedatangan mereka di Polres Tual ini tujuanya untuk mendesak Kapolres Tual dapat memanggil pelaku penembakan misterius ini, dan kami sangat menghargai dan bangga atas kinerja institusi kepolisian resort Tual.
Namun yang disesalkan keluarga korban bahwa waktu yang begitu lama hingga saat ini pihak kepolisian belum melakukan penangkapan kepada yang bersangkutan sehingga membuat keluarga sangat kecewa.
Dan kalau memang BNN sudah target kepada saudara Safi kenapa tidak lakukan penembakan terhadap yang bersangkuta,tapi kok mala kembali melepas tembakan kepada saudara kami atas nama Ongen Kabalmay yang bukan bandar bahkan juga pemakai narkoba.
Adapun sedemikian lanjut Rahayaan bahwa sejak saudara kami ditembak malam Selasa lalu hingga saat ini kok pihak BNN Tual tidak perna mengkroscek kondisi keadaan korban,mala kembali membiarkan korban terlantar di RSUD Karel Satsuitubun Ohoijang begitu saja.
Untuk itu Rahayaan berharap agar Kapolres Tual harus tangkap pelaku penembakan agar secepatnya mungkin dan juga dapat di proses sesuai dengan prosudur hukum yang berlaku,karna kami bukan teroris lalu sesuka hati mau di tembak tembakin dan perlu disadari bahwa negara ini negara hukum. (BR)











