Terkait Viralnya Video Pasien Covid di LPMP Keluhkan Lamanya Diisolasi
Kolatlena; Pasien yang Memposting Masih Positif

By Redaksi 23 Jun 2020, 16:23:50 WIB Kesehatan
Terkait Viralnya Video Pasien Covid di LPMP Keluhkan Lamanya Diisolasi

Ambon - malukuupdate. Com, Beredarnya video salah satu pasien yang diisolasi di LPMP mengeluhkan lamanya ia diisolasi mendapat tanggapan serius dari Tim 3 Covid DPRD Provinsi Maluku.

Menurut salah satu anggota Tim 3 Covid DPRD, Alimudin Kolatlena saat diwawancarai Maluku Update.com, Senin(22/06) menjelaskan bahwa, setelah Tim 3 Covid DPRD Provinsi Maluku melakukan kunjungan langsung ke LPMP, ternyata pasien yang memposting video keluhan tersebut masih reaktif positif Covid-19.

"Jadi, soal video ini, itu karena psikologi pasien saja yang sudah merasa jenuh akan waktu isolasi yang begitu lama.Tetapi, karena pasien yang bersangkutan masih positif jadi, masih  dibutuhkan penanganan sehingga belum bisa pulang," ujar Kolatlena.

Baca Lainnya :


Dirinya mejelaskan, hasil paparan dari tim medis Covid-19 di LPMP menerangkan bahwa hasil swab terakhir dari sang pasien masih reaktif positif Covid-19.

Tetapi, karena yang bersangkutan sudah sekian lama disana maka ada keluhan untuk pulang.

"Rata-rata, pasien yang diisolasi keluhannya sama yaitu minta pulang," ungkapnya.

Dikatakannya, tim medis sudah melakukan sesuai dengan protap penanganan kesehatan Covid-19 dimana, pasien positif tanpa gejala akan diisolasi selama 14 hari namun, apabila hasil swabnya masih menunjukkan positif maka, waktu isolasinya juga akan bertambah hingga hasilnya negatif.

"14 hari adalah waktu pasien diisolasi namun, apabila hasil swabnya masih positif tentunya waktu isolasi juga akan diperpanjang hingga menunjukkan hasil swabnya negatif," jelas Kolatlena.

Ia menambahkan, Tim 3 Covid DPRD Provinsi Maluku, selain melakukan kunjungan ke LPMP, tim juga melakukan pantauan langsung ke Bandara Pattimura Ambon dan Pelabuhan Veri Galala yang bertujuan melihat langsung protap Covid-19 yang diterapkan pada dua lokasi tersebut.(**)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment