- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
- Sekretaris DPRD Maluku Resmi Dikukuhkan Jabat Wakil Ketua I ASDEPSI
Target Turunkan Stunting, Delegasi TPPS Kota Ambon Studi Banding ke Kabupaten Sumedang

Jabar, MalukuUpdate.com,- Dalam rangka menurunkan angka stunting, delegasi Kota Ambon yang tergabung dalam tim percepatan penurunan stunting (TPPS), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat, Senin (20/03).
Tujuan kunjungan kerja itu sendiri untuk melihat cara kerja maupun langkah yang dibuat terkait penanganan stunting.
Pj. Ketua TP-PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena mengungkapkan, Kabupaten Sumedang menjadi lokasi Kunker studi saat ini oleh delegasi Kota Ambon, dikarenakan merupakan daerah terbaik dalam penanganan stunting di Indonesia dengan penanganan aplikasi sistem penerapan stunting (e-Simpati).
Baca Lainnya :
- Kapolsek Nusaniwe Amankan Upacara Keagamaan Hindu Melasti0
- Tim Polwan Masuk Desa Kembali Datangi Dua Desa Di Kecamatan Taniwel Timur0
- Anggota Polres P Buru Raih Gelar Master Nasional Di Kejurnas Catur0
- ASN Kota Ambon Diminta Bersabar Soal Pencairan TPP0
- Polwan Masuk Desa Kembali Sambangi Dua Kecamatan Dalam Sehari0
"Target yang kami harapkan adalah penerapan pencegahan stunting secara digital menggunakan aplikasi sistem penerapan stunting, yang akan dihibahkan ke Kota Ambon," ujar Lisa Wattimena.
Diakuinya, banyak ilmu dan juga pelajaran yang diperoleh saat melakukan kunjungan kerja ini, terutama saat diskusi dengan kader posyandu dan juga tenaga kesehatan di daerah tersebut, banyak pengetahuan yang tentunya akan dibawa untuk diterapkan di Kota Ambon.
"Kader posyandu ini adalah ujung tombak dalam melakukan intervensi penanganan stunting, oleh karena itu mereka juga harus diperhatikan dengan baik,"ungkapnya.
Saat menerima para delegasi Kota Ambon, Camat Rancakalong, ILi mengaku dengan studi banding ini pihaknya dapat sharing terkait langkah-langkah yang telah dilakukan selama ini dalam penanganan stunting.
"Jadi kesuksesan Sumedang dalam penanganan stunting ini karena dukungan semua pihak yang ada di daerah ini, " ujar Camat.
Diketahui delegasi Kota Ambon yang tergabung dalam tim percepatan penurunan stunting yang melakukan kunker ke Jawa Barat adalah DPPKB, Bappeda Litbang, para Camat, Kades/Raja, Lura dan OPD lainnya serta bersama pengurus TP-PKK kota Ambon.(**)











