- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
- Sekretaris DPRD Maluku Resmi Dikukuhkan Jabat Wakil Ketua I ASDEPSI
Setelah BLT Covid-19, Kades Selmona juga Gelapkan Dana Desa Rp282 juta

Dobo, malukuupdate.com, - Satu-persatu keserakahan Pejabat Kepala Desa Selmona, Kecamatan Aru Utara - Marlasi, Kabupaten Kepulauan Aru, Ajumain Belsigaway mulai terungkap.
Selain dilaporkan warganya atas dugaan penggelapan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19 tahun 2022 sebesar Rp75 juta. Kini Pejabat Kades juga dilaporkan dengan tuduhan penggelapan Dana Desa (DD) tahap III tahun 2022 sebesar Rp282 juta.
Baca Lainnya :
- Pemkab SBB Gelar Pemilihan Putri Pariwisata 20230
- Kapolres SBB Kunjungi Rumah Anggota Polres Jelang HUT Bhayangkara0
- Anggota Kodim 1506/Namlea Panen Hasil Kebun Ketahanan Pangan0
- Ijinkan Kembali Tempati Lokasi Kebakaran, Wattimena : Batas 31 Desember 2023 Harus Dikosongkan0
- Langgar Komitmen, Dinas Pendidikan Terima Siswa SMA Siwalima yang Orang Tuanya Mampu0
Anggaran DD tahun 2022 sebesar Rp282 juta itu diperuntukkan untuk pengadaan delapan unit perahu kedo-kedo serta dua unit lampu jalan. "Tapi sampai saat ini delapan kedo-kedo dan dua unit lampu jalan belum ada di desa kami atau diserahkan kepada warga penerima," ujar beberapa warga yang tidak ingin nama mereka dipublikasikan, kepada media ini, Kamis ( 15/6/23) yang namanya tidak dipublikasihkan
Warga mengaku prihatin serta kecewa dengan sikap dan tingkah laku Ajumain Belsigaway yang lebih banyak memanfaatkan jabatannya untuk memenuhi ambisi dan keuntungan pribadi, terutama menggelapkan anggaran pembangunan yang dialokasikan pemerintah untuk peningkataan kesejahteraan masyarakat.
Anggaran DD tahun 2022 sebesar Rp282 juta itu seharusnya digunakan untuk pengadaan delapan unit kedo-kedo Rp236 juta, atau satu unit kedo-kedo seharga Rp29,5 juta. Sedangkan sisanya Rp46 juta untuk pembelian dua unit lampu jalan, masing-masing sebesar Rp23 juta.
"Seharusnya Pejabat Kades Ajumain transparan kepada warga, terutama warga yang akan menerima kedo-kedo itu, karena hingga pertengahan tahun 2023 barangnya belum diserahkan," ujar mereka.
Warga meminta aparat penegak hukum terutama Polres dan Kejari Kepulauan Aru untuk memanggil pejabat Kades Ajumain Belsigaway untuk diperiksa terkait dugaan penggelapan ini, begitu juga Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru untuk bertindak tegas terhadap para kades yang terbukti "nakal" seperti ini.
Sedangkan Pejabat Kades Selmona Ajumain Belsigaway yang ditemui baru-baru ini membenarkan anggaran DD tahap III sebesar Rp282 juta untuk pengadaan delapan unit kedo-kedo dan dua unit lampu jalan.
Tetapi dia membantah jika belum ada satunya kedo-kedo yang dibeli dan dibagikan kepada warga penerima. "Empat unit sudah dibagikan, tersisa empat unit lainnya yang belum dibagikan serta dua lampu jalan yang belum terpasang," katanya, tanpa menyebutkan para penerima bantuan dari pemerintah itu.
Ajumain juga tidak menjelaskan kapan empat kedo-kedo lainnya diserahkan dan lampu jalan dipasang. (*)











