Pertama Kali Bandara Mathilda Batlayeri Didarati Pesawat Berbadan besar

By Redaksi 03 Des 2020, 01:05:00 WIB Daerah
Pertama Kali Bandara Mathilda Batlayeri Didarati Pesawat Berbadan besar

Saumlaki, malukuupdate.com,-Bandara Mathilda Batlayeri di Saumlaki, ibukota Kabupaten Kepulauan Tanimbar baru untuk pertama kalinya didarati pesawat berbadan lebar yakni pesawat herkules tipe C-130, sejak dioperasikan pada Mei 2014.

Pesawat berbadan besar C-130 herkules dengan registrasi A-1335 milik Skadron Udara 32, Wing Udara 2, Lanud Abdurrachman Saleh mendarat dengan mulus di bandara tersebut pada Selasa (1/12) pukul 11.00 WIT.

Pendaratan perdana pesawat angkut milik TNI Angkatan Udara di bandara Mathilda Batlayeri tersebut disaksikan dan disambut langsung langsung oleh Komandan Satuan Radar (Satrad) 245 Saumlaki, Letkol Lek Fusi Arizona beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepulauan Tanimbar. 

Baca Lainnya :

Pesawat yang dipiloti Mayor Pnb Bandung itu melakukan penerbangan dan ujicoba pendaratan dalam rangka kepentingan pertahanan nasional, sekaligus untuk memastikan landasan pacu Bandara Mathilda Batlayeri sudah sangat layak untuk didarati pesawat berbadan lebar.

Mayor Bandung menjelaskan saat mendekati landasan pacu pesawat tak langsung mendarat, tetapi mengitari area Bandara sebanyak satu.

Pesawat yang merupakan hibah dari Angkatan Udara (AU) Australia/RAAF (Royal Australian Air Force) tersebut, kemudian kembali ke ujung landasan arah timur dan turun perlahan untuk mendarat di landasan pacu bandara Mathilda Batlayeri.

Diakuinya posisi Kabupaten kepulauan kepulauan Tanimbar secara nasional sangat strategis karena memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah yang saat ini mulai dieksploitasi, terutama ladang gas Abadi Blok Masela, serta berada di wilayah perbatasan dengan negara tetangga Australia.

"ini juga merupakan pendaratan perdana pesawat herkules mendarat di bandara Mathilda Batlayeri. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan dan kegembiraan tersendiri bagi seluruh kru pesawat dan terutama warga Saumlaki, mengingat transportasi udara ke wilayah ini cukup terbatas," ujarnya.

Sedangkan Komandan Satrad 245 Saumlaki Letkol Lek Fusi Arizona berharap ke depan akan ada penerbangan berikutnya dari TNI-AU di bandara tersebut, baik dalam rangka misi latihan maupun operasi TNI AU. (AM)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment