- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
- Sekretaris DPRD Maluku Resmi Dikukuhkan Jabat Wakil Ketua I ASDEPSI
Peralihan Mitan ke Gas Elpiji Akan Segera Dilakukan Pemkot Ambon

Ambon, MalukuUpdate.com,- Pemerintah Kota Ambon dalam waktu dekat bakal mengumumkan peralihan penggunaan bahan bakar minyak tanah (mitan) ke gas elpiji.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena kepada sejumlah awak media, Selasa (9/05).
Menurut Wattimena, langkah tersebut harus segera dilakukan dikarenakan produksi mitan dari tahun ke tahun sudah semakin sedikit.
Baca Lainnya :
- DPRD Kepulauan Aru Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ 20220
- Pertek dari BKN Hambat Pelantikan Pejabat Esalon III & IV Kota Ambon0
- Sariwating Terpilih Pimpin PWI Maluku Periode 2023-20280
- Bentuk Kodim Baru Tim Peninjau Renlok Kodam XVI/Patimura Kunjungi Kab Buru Selatan0
- May Day Aman, Kapolres Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan0
"Kita tidak punya pilihan untuk nantinya menggunakan elpiji karena produksi mitan kian hari makin sedikit," ujar Wattimena.
Olehnya, Pemkot Ambon akan mengambil langkah cepat dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga nantinya ketika terjadi pengalihan masyarakat akan menerimanya.
"Sebelum konversi itu terjadu maka, Pemkot akan lakukan sosialiasi- sosialisasi terlebih dulu kepada masyarakat," ungkapnya.
Dan, jika nantinya sosialisasi sudah tersampaikan dengan baik dan telah diterima masyarakat barulah penerapannya dimulai.
"Saya berharap agar tahapan awal menerapkan kebijakan ini harus dimulai dengan pemberian kompor maupun tabung gas secara gratis ke masyarakat," harap Wattimena.(**)











