- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
Jembatan Wae Mala Putus, Trans Seram Terhenti Total

Piru,malukuupdate.com - Jalur transportasi darat di jalan trans Pulau Seram untuk sementara terhenti total gara-gara jembatan utama di Wai Mala, Desa Sahulau, Kecamatan Elpaputih di Kabupaten Maluku Tengah terputus akibat banjir pada Sabtu, 16 Juli 2022.
Hal itu diungkapkan sejumlah warga Sahulaue kepada media ini, Minggu.
Baca Lainnya :
- Sambut Hut Adhyaksa, Kejari Kepulauan Aru Bersihkan Pantai Wangel0
- Mencari Oknum Paling Bertanggungjawab SPPD fiktif Rp9 Miliar0
- Hadiri Perayaan Idul Adha di SMPN 14, Gubernur & Isteri Serahkan Hewan Qurban0
- Kunker ke Tanimbar, Gubernur & Istri Dianugerahi Gelar Lauran Aman dan Lauran Enan0
- Gubernur Murad Resmikan Universitas Lelemuku di Tanimbar0
Menurut mereka, oprit jembatannya terputus akibat dihantam banjir akibat tingginya curah hujan selama beberapa hari terakhir.
Putusnya oprit jembatan tersebut membuat aktivitas kendaraan roda dua hingga mobil besar tidak bisa melintas baik dari Seram Bagian Barat menuju Masohi atau Bula dan Tehoru maupun sebaliknya menuju SBB atau pun Pulau Ambon.
Pihak BPJN Wilayah Maluku saat ini telah menurunkan timnya ke lokasi bencana namun untuk sementara belum bisa berbuat banyak sebab tingginya curah hujan.
Anggota Komisi III DPRD Maluku, Anos Yeremias mengatakan telah menerima laporan warga setempat dan langsung berkoordinasi dengan BPJN, namun penanganan darurat belum bisa dilakukan karena hujan lebat dan banjir. (*)











