- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
- Sekretaris DPRD Maluku Resmi Dikukuhkan Jabat Wakil Ketua I ASDEPSI
Dana Bencana Alam Gempa Bumi SBB Disalurkan Pekan Ini

Piru,malukuupdate.com- Ketidakjelasan pencarian dana bantuan korban bencana alam gempa bumi bagi masyarakat Kabupaten SBB akhirnya mulai mendapatkan titik terang.
Hal itu bisa diastikan setelah pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten SBB angkat bicara soal penyaluran dana tersebut.
Kepala Kepala Bidang Bencana BPBD SBB La Ucu didampingi Marlyn Mayaut selaku PPK, kepala BPBD SBB Ongky Payapo kepada sejumlah wartawan, Senin (22/03) mengatakan dalam pekan ini dana gempa sudah dicairkan.
Baca Lainnya :
- 158 Peserta Nonformal Mutiata Pelang Kasih Ikut Ujian Semester0
- Eduardus Futwembun Desak Polres Tanimbar Hadirkan DPO Ruben Buarlele Dipersidangan0
- Presiden RI Bakal Tiba Di Namlea Disambut Kelompok Unjuk Rasa KPHMPPL.0
- Savsavubun Pastikan Pemeriksaan Secara Marathon di Kejati Maluku0
- Anggota Satgas TMMD Bantu Warga Yang Pingsan Karena Kelaparan0
Dana sudah bisa dikucurkan setelah semua administrasi terselesaikan.
"Diusahakan dalam minggu ini dana gempa sudah dicairkan ke rekening masing-masing penerima, jika administrasi sudah selesai," jelas Payapo.
Menurutnya, dana yang sudah dikucurkan senilai 37.310.000.000 dan sudah ada di Bank BRI. Sementara itu dirinya menambahkan, dari 37 Miliar lebih tersebut, telah digunakan 3 Miliar lebih. Sehingga total sisa dana 34 Miliar lebih.
Dijelaskan, 34 Miliar sisa dana dari 37 Miliar, karena sudah digunakan dengan rincian. Untuk penanganan darurat sebesar 2 Miliar, turun hunian sebesar 3 Juta per KK. Sedangkan untuk biaya pembersihan rumah yang rusak berat maupun ringan dan sedang, sebesar 250 ribu rupiah per KK.
Tambah Payapo, dana gempa yang akan disalurkan dalam beberapa hari kedepan berjumlah 30.943.500.000, yang diperuntukkan bagi 1.326 KK, yang akan langsung masuk ke rekening penerima.
"Jadi, awalnya terdapat 1.500 KK yang terdaftar. Namun setelah verifikasi data dan kroscek di Capil, ternyata terdapat KK ganda yang terdata. Sehingga, terjadi pengurangan jumlah sesuai dengan hasil verifikasi menjadi 1.326 KK." Jelasnya.
Disinggung terkait kendala lain penyebab terlambatnya penyaluran dana gempa tersebut, pihak BPBD mengakui jika keterlambatan akibat dari adminstrasi berupa eKTP dan KK yang banyak belum dimiliki oleh penerima bantuan.
Selain itu, dampak dari Covid-19, menjadi salah satu kendala keterlambatan dalam mengurus administrasi, baik dari penerima maupun BPBD.
"Memang selama ini keterlambatan penyaluran terkait dengan kelengkapan administrasi. Ada beberapa penerima, yang tidak memiliki KTP maupun Kartu Keluarga. Selain itu, pandemi Covid-19 juga menjadi salah satu kendala." Papar Payapo.
Akan tetapi, dirinya memastikan dalam minggu ini, dana tersebut sudah masuk ke rekening penerima bantuan.
Terkait informasi pungutan liar dari para penerima bantuan, Payapo dengan tegas membantahnya. Dirinya menegaskan jika informasi tersebut tidak benar dan hanya informasi Hoax. (*)











