- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
- Sekretaris DPRD Maluku Resmi Dikukuhkan Jabat Wakil Ketua I ASDEPSI
Bupati Fatlolon Lantik Lukas Luturmas jadi Kepala Puskesmas Tutukembong

Saumlaki, malukuupdate.com,-Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon berkesempatan mengunjungi Kecamatan Nirunmas sekaligus melantik Lukas Luturmas sebagai Kepala Puskesmas Tutukembong Sabtu (22/8).
Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Penjabat Sekda Ruben B. Moriolkossu, para asisten dan pimpinan SKPD terkait, Camat bersama Forkopimda Nirunmas, Ketua Klasis GPM Tanimbar Utara dan undangan lainnya.
Bupati petrus meminta Kepala Puskesmas yang baru dilantik segera membenahi Puskesmas Tutukembong, baik dari aspek sumber daya manusia, fasilitas sarana prasarana maupun kualitas pelayanan, karena bidang kesehatan merupakan prioritas pembangunan di KKT untuk menciptakan masyarakat Tanimbar yang Cerdas, Sehat, Berwibawa dan Mandiri.
Baca Lainnya :
- Pangdam Pattimura Minta TNI - Polri Solid0
- Pembahasan LPJ Gubernur Tahun 2019 Diharapkan Selesai Sebelum Masa Reses0
- Sejak Covid-19, TK Savana Jaya Terapkan Belajar Di Rumah 0
- Sekretaris Dinas Pendidikan KKT Diduga Kuat Suka Palak Kepsek1
- Bhabinkamtibmas Sathean Dapat Bantuan Satu Karung Bibit Ubi Kayu0
Menurtutnya hingga saat ini persoalan kesehatan masih menjadi pergumulan bersama untuk dibenahi. Pemerintah dihadapkan pada penerimaan negara yang menurun tajam, sehingga seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia mengalami pemotongan anggaran, KKT akibat penyebaran pandemi Covid-19.
Sementara di sisi lain, masyarakat membutuhkan pelayanan yang lebih meskipun diperhadapkan dengan anggaran yang terbatas.
"Kita harus ikat pinggang dan melakukan efisiensi, rasionalisasi di berbagai bidang. Oleh karena itu, Kepala Puskesmas harus bijaksana dalam mengatur, mengelola dan melaksanakan operasional Puskesmas secara baik dengan memberdayakan seluruh potensi yang ada," katanya.
Potensi tenaga kesehatan, peralatan medis dan obat-obatan yang terbatas harus dimaksimalkan dengan tetap berpedoman pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Saya minta Kepala Puskesmas yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi internal, lakukan perubahan dan pembenahan serta merencanakan program-program untuk meningkatkan pelayanan optimal kepada masyarakat," harap bupati.
Bupati Fatlolon menyatakan, pihaknya merencanakan penerapan program kesehatan bersubsidi, di mana masyarakat tidak lagi dipungut biaya saat berobat di Puskesmas maupun rumah sakit, termasuk obat yang diberikan adalah yang disubsidi oleh negara atau pemerintah daerah.
"Saya punya target tahun 2021 seluruh pelayanan dasar khususnya kesehatan dan pendidikan sudah harus digratiskan, masyarakat tidak lagi membayar. Karena itu mulai sekarang kita harus merencanakan dan mempersiapkan berbagai hal sesuai kebutuhan secara maksimal," tandasnya.
Dalam kunjungan tersebut Bupati juga berkesempatan meletakkan batu pertama pembangunan Puskesmas Afirmasi di Desa Waturu, Kecamatan Nirunmas. (*)











