- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
Bripka Eliseus Eduas, Sosok Polisi Yang Murah Hati Berbagi Berkat

Saumlakai,malukuupdate.com - Salah satu anggota Polres Kepulauan Tanimbar yang sangat murah hati selalu membagikan bantuan berupa sembako dan uang tunai kepada warga yang kondisi ekonominya sangat terpuruk di Desa Kabiarat dan desa Ilngei Kecamatan Tanimbar Selatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Dia adalah Bripka Eliseus Eduas yang berhati mulia selalu membagikan sembako dan uang tunia tanpa mengumpulkannya dari pihak lain, tetapi hanya menggunakan gaji yang diterimanya setiap bulan.
Baca Lainnya :
- Peduli Terhadap Warga Miskin Dan Jadi Korban Banjir0
- Gubernur MI Sambut Kedatangan Kasau di Ambon0
- Malawat Ungkap Progres Kepemimpinan MI-BO di Sektor Perhubungan 0
- Antisipasi PMK pada Hewan Kurban0
- Proyek Air Baku BWS Maluku di Dusun Mahia Amburadul0
Warga Desa Kabiarat yang menerima bantuan dari Bripka Eliseus Eduas adalah ibu Yoana Kundre yang berstatus seorang janda yang dalam kehidupan sehari-harinya cuman jualan sayur dipasar sayur Desa Kabiarat Kecamatan Tansel Kepulauan Tanimbar.
Bripka Eliseus sangat prihatin dengan kondisi rumah ibu Yohana Kundre yang dalam kondisi kumuh dimana rumah tersebut dibangun dengan mengunakan bambu atau pelupu dan dia tinggal bersama anak dan cucunya yang berjumlah 5 orang dengan pendapatan perhari dari hasil jualan sayur sebesar Rp30.000.
Pendapatan tersebut tidak mencukupi biaya makan minum ibu Yohana bersama anak dan cucu-cucunya, namun tidak menjadi halangan bagi dirinya untuk bertahan hidup walaupun suaminya sudah meninggal 3 tahun lalu.
Dengan kondisi kehidupan yang begitu sulit, Bripka Eliseus memberikan bantuan berupa uang tunai dan juga memberikan sedekah untuk kebutuhan sehari-hari demi untuk kelangsungan hidup ibu Yohana dan juga anak dan cucu-cucunya.
Setelah selesai mengunjungi ibu Yohana kundre bripka Eliseus melanjutkan perjalanan menuju Desa Ilngei dan menemui bapak Yulianus Saikmat bersama istri.
Dalam pertemuan tersebut dia melihat secara langsung kehidupan Yulianus Saikmat yang kehidupanya sangat memprihatinkan, pekerjaan sehari-hari sebagai petani dengan kondisi pendapatan perharinya tidak menentu namun bapak Yohanis Saikmat tetap bertahan hidup, dengan kondisi rumah miliknya dengan mengunakan kayu papan.
Yohanis Saikmat tingal bersama dengan 5 (lima) orang anaknya dalam kehidupan sehari-hari masih begitu susah dan sangat memprihatinkan.
Dalam kunjungan tersebut Bripka Eliseus langsung memberikan bantuan berupa uang tunai dan juga sembako dengan harapan biasa meringankan beban hidup dari bapa Yohanis Saikmat dan keluargannya.
Harapan Yohanis Saikmat agar pemerintah bisa dapat memberikan sedikit bantuan dalam hal ini rumah atau bantuan lain agar bisa membantu meringankan beban hidup mereka.
Ucapan trimaksi dari Yohanis Saikmat untuk Bripka Eiseus kiranya apa yang telah diberikan dari sebagain gaji yang diperoleh, semoga Tuhan membalas semua kebaikan tersebut. (*)











