- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
Antisipasi PMK pada Hewan Kurban

Sairdekut : Pemprov Harus Perketat Pemeriksaan Hewan Kurban
Ambon, MalukuUpdate.com- Menjelang hari raya Idul Adha, Pemerintah Daerah Provinsi Maluku dihimbau agar mempercepat pemeriksaan Hewan kurban dalam rangka mengantisipasi penyakit mulut dan kuku (PMK) yang kembali merebak beberapa waktu belakangan ini.
Baca Lainnya :
- Proyek Air Baku BWS Maluku di Dusun Mahia Amburadul0
- Wagub Orno Lantik Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama0
- Pj. Sekda Sadali Minta LAN Maluku Kampanye Anti Narkoba0
- Gubernur Maluku Ambil Sumpah & Janji 328 PNS0
- Gubernur MI Harap Hasil Sosialisasi Dokumen RUED Bisa Sediakan Energi di Daerah0
Pasalnya, dampak penyakit pada hewan kurban bukan hanya dirasakan peternak, namun juga masyarakat.
Olehnya, Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut menegaskan, hewan kurban terlebih dahulu harus dinyatakan sehat dan layak konsumsi.
Pasalnya kata dia, hewan yang terjangkit PMK dinyatakan tidak layak sebagai hewan kurban, kendatipun hewan tersebut mengidap gejala PMK yang ringan.
“Pihak-pihak terkait harus dapat segera mengantisipasi penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak,” ujar Sairdekut di DPRD Maluku, Sabtu.
Sebagai lembaga politik, DPRD kata dia, memiliki fungsi pengawasan. Oleh sebab itu, instansi terkait akan didorong agar lebih ketat melakukan monitoring terhadap hewan kurban pada perayaan Idul Adha 2022.
”Instansi terkait yakni Dinas Pertanian atau Peternakan serta instansi teknis lain agar segera melakukan tugas monitoring dan pengawasan di hewan-hewan yang dijual dan akan disembelih pada perayaan Idul Adha nanti,” harap Sairdekut.
Politisi besutan Gerindra tersebut menegaskan, merebaknya PMK pada hewan tentu meresahkan masyarakat.
“Diharapkan segera diantisipasi dengan langkah kongkrit seperti vaksinasi pada hewan kurban, agar layak dikonsumsi,” pungkasnya. (**)











