- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
- Sekretaris DPRD Maluku Resmi Dikukuhkan Jabat Wakil Ketua I ASDEPSI
Belasan Warga Disemprot Disinfektan Dan Jalani Karantina

Selaru - MalukuUpdate. com, Belasan warga Saumlaki yang tiba di pelabuhan Adaut menggunakan kapal laut langsung ditangani tim kesehatan setempat dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan terhadap mereka guna mencegah adanya penyebaran wabah corona.
Sebanyak 18 warga ini datang dari Kota Ambon menuju Saumlaki menumpang KM Sabuk Nusantara 34 dan melanjutkan perjalanan ke Adaut menggunakan KM Marlen Delta.
Tim gustu COVID-19 Kecamatan Selaru bergerak cepat menangani para penumpang yang baru tiba tersebut.
Baca Lainnya :
- Gunakan Tas Noken, Satu ASN Di Malra Didatangi Aparat Keamanan0
- Hasil Audit BPK Temukan Pembangunan Gedung SMPN 2 Namtabung Fiktif0
- Pemkab KKT Mulai Bangun Puskesmas Afirmasi Selaru 0
- Camat Evaluasi Program Pendidikan di Kecamatan Selaru 0
- Polres Aru intensifkan Patroli Gabungan0
Sekitar pukul 15.25 wit, setelah tiba oleh tim kesehatan langsung dipisahkan dari penumpang motor lainnya kemudian di semprot disinfektan dan dicek suhu tubuh mereka.
Kemudian oleh Camat Selaru, Arthur Makatitta diberikan arahan untuk sementara mereka dikarantina di pos AL Selaru untuk dicek perkembangan lanjut oleh tim kesehatan.
"Rata-rata smua sudah mengantongi surat rapid test tetapi kami pihak stakeholder kecamatan tetap melakukan karantina mandiri terhadap 18 org dimaksud," jelas Camat.
Kemudian untuk makan minum ditanggulangi oleh pihak keluarga dan 18 orang dimaksd dengan rincian 14 orang asal Adaut dan empat orang dari Lingat.
Sampai dengan saat ini keberadaan mereka masih tetap dalam pantauanm dan dari hasil pengecekkan suhu badan rata-rata dinyatakan masih dalam kondisi normal. (*)











