- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
Tim Pushidrosal TNI AL teliti fenomena pulau baru di Tanimbar

Tim Pusat Hidro Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) akan meneliti fenomena munculnya pulau baru di Desa Teinaman, kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
"Tim Pushidrosal telah bertolak ke Tanimbar untuk mengecek fenomena pulau baru yang muncul di Desa Teinaman," kata Penjabat Bupati Kepulauan Tanimbar Daniel Indey di Ambon, Kamis (12/1).
Baca Lainnya :
- Tutupi Pinjaman Pribadi Kepsek SMK Jeljakaka Dobo diduga Gelapkan Dana BOS0
- Gelar Open House, Tahun Baru Ribuan Warga Penuhi Rumah Petrus Fatlolon0
- Pemda KKT Dilaporkan ke Polisi Terkait Hutang Sejumlah Hotel Saat Kunjungan Presiden0
- Program Jumat Curhat dengarkan masukan tentang pelayanan polri0
- Sadali Le Resmi Jabat Sekda Defenitif Maluku0
Tim Pushidrosal akan mengecek dampak munculnya pulau baru, sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat di desa Teinaman sehingga masyarakat tidak merasa takut akan fenomena tersebut.
"Kami secara bersama akan memberikan informasi kepada masyarakat sehingga masyarakat merasa aman," kata Penjabat.
Daniel menyatakan, material dari pulau baru tersebut berupa batu dan bercampur lumpur hitam.
"Sejauh ini tidak ada larangan bagi warga yang akan mendekat ke pulau baru tersebut. Masyarakat menjauh karena enggan dan masih melihat ini sebagai fenomena alam," katanya.
Usai munculnya pulau baru, warga Desa Teinaman telah kembali ke rumah masing-masing.
"Sejak pagi saya telah imbau masyarakat yang mengungsi untuk kembali ke rumah masing-masing. Saat ini warga kembali untuk mengambil barang yang dibawa ke lokasi pengungsian sementara," kata Kepala Desa Teinaman Bony Kelmaskossu.
pihaknya kata Boy, telah melaporkan fenomena pulau baru ke Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, tetapi sampai saat ini belum ada yang datang untuk melihat fenomena yang terjadi di Desa tersebut.
"Kami berharap dalam waktu dekat pemerintah daerah atau tim teknis sudah datang untuk meneliti fenomena pulau baru ini dan memberikan informasi yang benar sehingga masyarakat tidak khawatir dan takut," ujarnya. (**)











