- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
Ratissa : Fatlolon Gagal dalam Lima Tahun Kepemimpinannya Jangan Mimpi Dua Periode

Saumlaki,malukuupdate.com - Menjelang akhir pemerintahan pasangan Petrus Fatlolon-Agustinus Utuwali pada tahun kelima sebagai Bupati dan wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dinilai oleh berbagai kalangan sebagai kegagalan besar terutama bagi orang nomor satu di daerah bertajuk Duan - Lolat tersebut, dan jangan bermimpi untuk dua periode.
Politisi kawakan asal kecamatan Tanimbar Utara Sony Hendra Ratissa misalnya, saat di temui pada Senin, (17/01/2022). di rumah Coffee Joas, Ratissa mengatakan bahwa pemerintahan Petrus Fatlolon SH. MH sebagai Bupati Kepulauan Tanimbar tidak berpihak kepada kepentingan masyarakatnya.
Baca Lainnya :
- Leftungun Diduga Tipu Managemen FK UNSRAT0
- Kejari Tual Akan Tetapkan Tersangka Tigas Kasud Dugaan Korupsi0
- Salurkan Bantuan Beras Dan Uang Tunai Gubernur Bersama Isteri Kunker Ke Sepa-Tamilouw0
- Umasuggy Lantik Rumatora Pimpin DPD II Golkar Malra0
- Feninlambir-Layan Didaulat Pimpin DPD PAN Tanimbar0
Alasan itu di sampaikan Oleh Ratissa berdasarkan kondisi masyarakat yang saat ini sedang menangis dalam menuntut hak yang sampai saat ini masih ditangguhkan, sebab keluhan tersebut dinilai akan sangat berimplikasi pada masa politik pilkada tahun 2024 yang akan datang.
Masyarakat baik dari Larat, Tumbur dan Seira saat ini sedang meminta Bupati Petrus Fatlolon untuk segera mencari solusi untuk menyelesaikan proyek - Proyek mangkrak dan pembayaran material yang masih tertunggak hingga sekarang oleh perusahaan pemenang tender berbagai proyek di Kepulauan Tanimbar yang nota bene berasal dari papua dan daerah lain di luar Tanimbar," Tandas Ratissa.
Lebih lanjut kata SHR sapaan akrab Sony Ratissa menjelaskan bahwa "Bupati sebagai pemegang otoritas daerah ini harus merasa bertanggung jawab karena ini program dipemerintahannya apalagi masyarakat saat ini sangat membutuhkan perhatian dan ukuran tangan pemerintah daerah terhadap hak - hak mereka sama sekali belum menerima sepeserpun hasil kerja mereka sejak 2019 lalu.
Selain itu masyarakat saat ini sudah sangat kecewa dengan pemerintahan ini karena berbagai upaya telah dilakukan dengan menemui Pemerintah Daerah, DPRD, bahkan SKPD terkait namun hasil selalu di bohonggi dengan janji manis tetapi tidak perna realisasi.
Sebagai mantan anggota DPRD Tanimbar dua periode, SHR mengatakan, kalau pemda dalam hal ini Bupati tidak punya solusi lagi terhadap penyelesaian proyek - proyek mangkrak dan pembayaran material yg nota bene adalah hak penuh rakyat". Ujar Ratissa sembari mengatakan ,jangan lagi bermimpi untuk menjabatan dua periode sebagai pemimpin daerah ini.
Lebih jauh Ratissa menjelaskan jika, selama ini masyarakat yang menuntut hak mereka sangat kecewa dengan pemda Kepulauan Tanimbar yang selalu menebar janji terkait dengan material yang tidak dibayar oleh perusahaan pemenang tender di daerah ini.
Pihak perusahaan melarikan diri dari hak dan tanggung jawab kepada masyarakat yang selama ini telah membantu menyediakan material pembangunan kepada kontraktor nakal seperti yang terjadi sekarang ini
Imbas dari ini adalah penilaian terhadap pemerintahan sekarang Dengan demikian lanjut SHR, Bupati yang tinggal empat bulan mengakhiri jabatan sebagai Bupati Tanimbar sebaiknya segera cari solusi terbaik untuk membayar hak - hak masyarakat kalau tidak jangan bermimpi melanjutkan pemerintahan berikut sebab ini hal tersebut merupakan salah satu indikator bahwa bupati tidak berpihak pada kepentingan rakyatnya sendiri.
Jika Fatlolon mampu mencari solusi dan penyelesaian proyek - proyek mangkrak dan menyelesaikan masalah terkait hak - hak masyarakat, bukan tidak mungkin kami akan memberikan dukungan kepadanya sebagai bupati pada periode kedua nanti," tegas SHR Politisi Asal Negeri Yamdena ulun tersebut. (*)











