- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
- Sekretaris DPRD Maluku Resmi Dikukuhkan Jabat Wakil Ketua I ASDEPSI
Media Online N25 News Terkesan Beropini, Djefri Ranglalin Berikan Tanggapan Dan Harus Di Klerifikas

Saumlaki, Malukuupdate.com - pada pemberitaan satu media online yang menantang organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mendapat tanggapan ketua PWI Tanimbar Djefri Ranglalin.SE yang juga merupakan Wartawan RRI Tanimbar.
"Selama ini saya membuka ruang kepada teman-teman insan Pers untuk berekspresi, baik yang baru maupun yang tergolong senior," kata Djefri di Saumlaki Rabu.
Hanya saja, ada pemberitaan yang menggelitik karena itu dirinya merasa bertanggung jawab sebagai ketua PWI Tanimbar untuk mengklarifikasi pemberitaan media online tersebut yang terkesan sangat subjektif dan menantang.
Baca Lainnya :
- Kunjungi KKP, Komisi II DPRD Maluku Perjuangkan Penerbitan izin Kapal 60 GT ke Daerah0
- DPRD Maluku Gelar Paripurna LKPJ 2020 Secara Virtual0
- Pimpinan DPRD Maluku Bahas Tiga Agenda Penting0
- Peduli Masa Depan Penerus NKRI0
- Camat Selaru Lantik Lima Kepala Desa Definitif0
Karena dalam pemberitaan tersebut menantang PWI pusat ghingga kabupaten oleh wartawan media online N25 News (Jems Masela) yang menilai bahwa PWI Tanimbar sepertinya tidak respect terhadap kekerasan yang terjadi Kepada wartawan, padahal yang bersangkutan tidak pernah tahu dengan internal PWI Tanimbar.
Lebih lanjut Ranglalin mengatakan, tulisan yang disampaikan lewat media Online N25 News terkesan beropini karena pemberitaan tanpa narasumber dan yang menulis juga ada wartawan N25 News sendiri atas nama Jems Masela shingga dinilai Ranglalin sudah melanggar kode etik Wartawan.
Yang bersangkutan juga tidak memiliki kapasitas untuk menilai kinerja PWI Kepelauan Tanimbar yang selama ini peka terhadap berbagai kekerasan yang dialami para wartawan.
"Kita punya tanggung jawab untuk kepentingan pers namun harus menilainya secara obyektif, dan tidak hanya main hantam," tegasnya.
Selanjutnya Ranglalin mengatakan" Tanggung-jawab moral sebagai ketua PWI Tanimbar itu lah yang membuatnya harus Turun Gunung sekaligus menyampaikan kepada masyarakat tentang kebenaran ini dan meluruskan bahwa berita itu sangat tidak benar alias HOAX
Ini juga merupakan Warning jika di kemudian hari masih terjadi lagi pemberitaan yang subjektif maka akan dipolisikan Sehingga menjadi Efek Jera.
Menurut Djefri " Saya sangat mengetahui latar belakang dari jems masela dan yang berikutnya jems maselah bukan Anggota PWI kenapa sampe bisa menyentil tupoksi PWI itu yang sangat disayangkan oleh Ranglalin. (*)











