- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
- Sekretaris DPRD Maluku Resmi Dikukuhkan Jabat Wakil Ketua I ASDEPSI
Gustu MBD Karantina Seluruh Penumpang KM. Sanus 34.

Tiakur, malukuupdate.com,- Gugus Tugas Pecepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melakukan karantina terpusat secara ketat terhadap 32 orang pelaku perjalanan yang adalah penumpang Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara (Sanus) 34 yang tiba di pelabuhan Laut Desa Kaiwatu, Pulau Moa, Kamis (10/9).
Ketua Harian Gugus Tugas Pecepatan penanganan Covid-19 Kabupaten MBD Alfonsius Saimiloy, yang dikonfirmasi media ini membenarkan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah penanganan termasuk karatina terpusat bagi para penumpang KM. Sanus 34 di dua lokasi berbeda.
"Kami telah menerapkan berbagai langkah dan protokol kesehatan, terutama melakukan penyemprotan desinfektan terhadap seluruh penumpang dan barang bawaannya, sejak turun dari atas kapal," katanya.
Siamiloy mengaku, berdasarkan hasil pemeritahuan dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) ternyata 18 penumpang Km. Sanus 34 dengan tujuan sejumlah pelabuhan di MBD positif terpapar Covid-19.
Pemberitahuan tersebut didasarkan hasil uji swap para penumpang yang dilakukan tim Gugus Tugas provinsi Maluku di Saumlaki, ibu kota KKT pada 2-3 September 2020.
"Karantina terpusat terhadap para pelaku perjalanan di dua lokasi berbeda ini untujk memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 di MBD. Kebanyakan dari penumpang terpapar Covid-19 dalam pelayaran dari Ambon," kata Siamiloy yang juga menjabat Sekda MBD.
Dia menyatakan dari 18 penumpang yang dinyatakan positif, ternyata delapan orang telah lebih dulu turun di pelabuhan lainnya yakni di Letwurung, kecamatan babar Timur, Sermatang, kecamatan Mdona Hyera dan Pulau Lakor.
Sedangkan 10 penumpang lainnya dengan tujuan berbda, terpasa diturunkan di Pelabuhan Desa kaiwatu untuk dikarantina, sehingga tidak menyebar ke daerah atau masyarakat lainnya.
10 penumpang yang dinyatakan positif Covid-19 yang turun di Pelabuhan Laut Moa masing-masing berinisial BT, NF, AL, LS (anak 8 tahun), MM, P, Y, AO, ES dan MSN.
Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pelaku perjalanan tersebut, 10 penumpang yang dinyatakan positif dibawa untuk dikarantina di mess pemda, sedangkan 22 penumpang lainnya di karantina di SMA mereka kemudian dibawa ke SMA Negeri 13 Taikur.
Proses evakuasi para penumpang dengan menggunakan lima unit bus tersebut mendapat pengawalan ketat personil Polres MBD yang tergabung dalam tim Operasi Aman Nusa II. (JW)











