- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
Datangi Mapolres, DPRD Dan Kejari Kepulauan Aru Ampera Tuntut Ungkap Dugaan Korupsi Dana Covid-19 R

Dobo,malukuupdate.com - Aliansi Masyarakat Peduli Aru (Ampera) melaksanakan aksi demo yang berlangsung di Polres kepulauan Aru, Gedung DPRD, dan Kejaksaan Negeri Kepulauan Aru Kamis, (9/6/22.
Pelaksanaan aksi Perwakilan Ampera, Stan Suarlembit dengan tegas meminta Polres kepulauan Aru dan Kejari Kepulauan Aru segera menindak lanjuti dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Aru Propinsi Maluku.
Baca Lainnya :
- Kunjungi Kabupaten Kepulauan Tanimbar ini Yang Dilakukan Pangdam XVI Pattimura0
- Wagub Orno Percaya Kontingen Maluku Bakal Berjaya di Ajang Pesparawi0
- TP-PKK Maluku - BNN Maluku Teken MoU tentang Penyalahgunaan Narkotika0
- KKP-GEF 6 CFI Indonesia dan DKP Maluku Sosialisasikan Artificial Reef0
- Pemprov Maluku Terima Kunjungan Komite II DPD RI0
Karena dugaan kasus korupsi oleh pemerintah kabupaten kepulauan Aru yaitu kasus dugaan korupsi dana Covid-19 tahun 2020 dengan total anggaran Rp.41 milyar lebih yang realisasinya hanya Rp21 Milyar lebih. Sisanya Rp.20 milyar ini dikemanakan.
Selain, penambahan Rp.5 milyar tahun 2020 untuk pembangunan RSU Pratama di Desa Marlasi oleh ketua DPRD kepulauan Aru Udin Belsigaway tanpa ada pembahasan anggaran di DPRD maka menjadi suatu pertanyaan publik.
Ada juga pembangunan PLTD Kecamatan Aru Tengah Benjina, kecamatan Aru selatan utara Tabarfane dan Kecamatan Aru Utara Marlasi yang sampai saat ini tidak diselesaikan dengan total anggaran Rp21 milyar.
Dan Proyek Jumbo Rp74 milyar untuk pembangunan jalan di tiga titik berbeda yaitu ruas jalan Wokam-Kobamar, Tungwatu-Lamerang dan Silibatabata-Nafar.
Proyek yang dikerjakan keluarga dekat Bupati Kepulauan Aru Johan Gonga terlihat mangkrak tidak diselesaikan maka sampai saat ini tidak ada pemanfaatan yang dirasakan masyarakat kepulauan Aru.
Pantauan media ini, sesudah pelaksanaan penyampaian aspiraai Ampera yang berlangsung didepan kantor kejaksaan Negeri Kepulauan Aru, Perwakilan Ampera Stant Suarlembit telah menyerahkan sejumlah dokumen dugaan korupsi kepada kasih intel Romy Prasetya Nity Sasmito,karena kejari kepulauan Aru tidak berada ditempat.
Sementara aksi Demo yang berlangsung di gedung DPRD kepulauan Aru ketua DPRD Udin Belsigaway dan anggota DPRD tidak satupun yang menunjukan wajahnya.
Selain itu, ada juga penyerahan sejumlah dokumen dugaan korupsi oleh pemerintah daerah kepulauan Aru di Mapolres Kepulauan Aru yang menerima Wakapolres Aru, Kompol Idham didampingi Kasat Reskrim Iptu Galu F Saputra dan sejulah pejabat utama Polres Aru. (*)











