Datangi Mapolres, DPRD Dan Kejari Kepulauan Aru Ampera Tuntut Ungkap Dugaan Korupsi Dana Covid-19 R

By REDAKSI 10 Jun 2022, 07:29:28 WIB Daerah
Datangi Mapolres, DPRD Dan Kejari Kepulauan Aru  Ampera Tuntut Ungkap Dugaan Korupsi Dana Covid-19 R

Dobo,malukuupdate.com - Aliansi Masyarakat Peduli Aru (Ampera) melaksanakan aksi demo yang berlangsung di Polres kepulauan Aru, Gedung DPRD, dan Kejaksaan Negeri Kepulauan Aru Kamis, (9/6/22.


Pelaksanaan aksi Perwakilan Ampera, Stan Suarlembit dengan tegas meminta Polres kepulauan Aru dan Kejari Kepulauan Aru segera menindak lanjuti dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Aru Propinsi Maluku.

Baca Lainnya :


Karena dugaan kasus korupsi oleh pemerintah kabupaten kepulauan Aru  yaitu kasus dugaan korupsi dana Covid-19 tahun 2020 dengan total anggaran Rp.41 milyar lebih yang realisasinya hanya Rp21 Milyar lebih. Sisanya Rp.20 milyar ini dikemanakan. 


Selain, penambahan Rp.5 milyar tahun 2020 untuk pembangunan RSU Pratama di Desa Marlasi oleh ketua DPRD kepulauan Aru Udin Belsigaway tanpa ada pembahasan  anggaran  di DPRD maka menjadi suatu  pertanyaan  publik. 


Ada juga pembangunan PLTD Kecamatan Aru Tengah Benjina, kecamatan Aru selatan utara Tabarfane dan Kecamatan Aru Utara Marlasi yang sampai saat ini tidak diselesaikan dengan total anggaran Rp21 milyar.


Dan Proyek Jumbo Rp74 milyar untuk pembangunan jalan di tiga titik berbeda yaitu ruas jalan Wokam-Kobamar, Tungwatu-Lamerang dan Silibatabata-Nafar.


Proyek yang dikerjakan keluarga dekat Bupati Kepulauan Aru Johan Gonga terlihat mangkrak tidak diselesaikan maka sampai saat ini tidak ada pemanfaatan yang dirasakan masyarakat kepulauan Aru.


Pantauan media ini, sesudah pelaksanaan penyampaian aspiraai Ampera yang berlangsung didepan  kantor  kejaksaan Negeri Kepulauan Aru, Perwakilan Ampera Stant Suarlembit telah  menyerahkan sejumlah dokumen dugaan korupsi kepada kasih intel Romy Prasetya Nity Sasmito,karena kejari kepulauan Aru tidak berada ditempat.


Sementara aksi Demo yang berlangsung di gedung DPRD kepulauan Aru ketua DPRD Udin Belsigaway dan anggota DPRD tidak satupun yang menunjukan wajahnya.


Selain itu, ada juga penyerahan sejumlah dokumen dugaan korupsi oleh pemerintah daerah kepulauan Aru di Mapolres Kepulauan Aru yang menerima Wakapolres Aru, Kompol Idham didampingi Kasat Reskrim Iptu Galu F Saputra dan sejulah pejabat utama Polres Aru. (*)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment