Bupati Johan Gonga Lantik 9 Pimpinan Tinggi Pratama Kepulauan Aru

By REDAKSI 29 Jul 2023, 09:32:00 WIB Daerah
Bupati Johan Gonga Lantik 9 Pimpinan Tinggi Pratama Kepulauan Aru


Dobo, malukuupdate.com, - Bupati Kepulauan Aru Johan Gonga melantik sembilan orang pejabat Eselon II untuk mengisi kekosongan jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten setempat.


Baca Lainnya :

Dalam acara yang berlangsung di lantai 2 kantor BPKAD, Pemkab Kepulauan Aru, di Dobo, Kamis (27/7/23), Bupati juga melantik 16 orang pejabat Administrator atau pejabat Eselon III di lingkugan pemkab Kepulauan Aru.


Sembilan orang pimpinan tinggi pratama atau Kepala Dinas dilantik sesuai SK Bupati Kepulauan Aru No.800.1.3.3/509 tanggal 27 Juni 2023 tentang pengangkatan pegawai negeri sipil dalam jabatan pimpinan tinggi Pratama lingkungan pemkab Kepulauan Aru.


Sedangkan 16 pejabat administrator sesuai SK Nomor 800.1.3.3/510 tentang pemberhentian dan pengangkatan pegawai negeri sipil dalam jabatan administrator di lingkungan Pemkab Kepulauan Aru.


Sembilan pejabat yang dilantik yaitu Imelda Parera sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Kepulauan Aru, Agustinus Fatlolon, Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi dan Keuangan, David Johannes Laim sebagai Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra.


Selain itu, Aris Frits Gainau menjabat Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, ELita Josephina Maelissa menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Tonci Koljaan sebagai Kadis Sosial, Novita Rentina Roragabar (Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), Muhlis Hamu (Kadis Perumahan dan kawasan pemukiman serta Roberthus Ngebursian sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.


Sedangkan 16 pejabat Administrator yakni Maritje Galandjinjinay sebagai Inspektur Pembantu Wilayah satu, Boris Kwaitota menjabat Camat Pulau-Pulau Aru, Erens Pieter Kalorborbir (Camat Aru Tengah), Pieter Galanggoga (Camat Aru Selatan Timur), Antonius Rahanubun (Sekertaris Dinas Perumahan dan Pemukiman, Hedy Marlin Baragain (Sekertaris Dinas P3A), Abraham Manuputty (Sekdis Pemuda dan Olahraga). 


Begitu juga Marwan Mardana (Sekdis Ketahanan Pangan), Adila Darakay (Sekdis Transmigrasi dan tenaga kerja), Lusia F.M Haumahu (Sekretaris Bapelitbang), Dorce Adjas (Sekretaris Bapenda), Rahel AA. Gainaugasiray (Sekretaris Inspektorat), Mochtar Tildjuir (Kabag Umum dan Sekretariat DPRD), Sophia C. Leunupun (Kabag Protokol dan komunikasi Pimpinan Daerah), Williem D. Gainaugasiray sebagai Kabag Perekonomian Setda serta Nelson Ruspan sebagai Kabag Organisasi Setda.


Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey, Penjabat Sekda Yacob Ubyaan, para Asisten, staf ahli, pimpinan OPD serta sejumlah pejabat Pemkab Kepulauan Aru. 


Bupati Johan Gonga menyatakan pelanikan itu sebagai implementasi dari UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, dan PP Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.


Dia menegaskan, para pejabat Eselon II dan III yang dilantik itu berdasarkan hasil seleksi terbuka yang ditangani panitia seleksi berkompeten, serta telah dikonsultasikan dengan KASN dan telah dikeluarkan rekomendasinya untuk dapat diangkat dan dilantik.


"Jadi kepercayaan yang diberikan kepada saudara saudara hendaknya dilihat dari prespektif tugas dan tanggung jawab, serta pengabdian yang harus dilaksanakan. Apabila saudara tidak mampu melaksanakannya dengan baik, maka suka atau tidak suka kita akan mengevaluasi dan merektrut pejabat baru, serta memberikan kesempatan kepada ASN lain untuk menggantikan posisi yang saudara duduki dalam kerangka pembinaan pola karier bagi PNS yang memenuhi syarat," ujarnya.


Proses penataan birokrasi lingkup PemkabKepulauan Aru untuk saat ini, menurut Gonga, belumlah selesai dan masih akan berlanjut sampai dengan terpenuhinya seluruh struktur organisasi perangkat daerah.


Karena itu, dia menegaskan kepada pejabat yang baru dilantik untuk membaca dan mencermati sungguh-sungguh penjelasan atau uraian tugas masing-masing, bangun komunikasi dengan semua pihak yang mempunyai keterkaitan kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan komunikatif, antara atasan dengan bawahan, ataupun antara sesama rekan kerja.


Selain itu, tunjukkan kinerja dan produktivitas kerja saudara-saudara, terutama dalam mengelola anggaran, kembangkan kreativitas, inovasi dan profesionalisme, benahi apa yang selama ini menjadi permasalahan atau kendala, sehingga kelancaran tugas dan hasil yang optimal dapat diperoleh. "Jangan segan untuk belajar dan menambah pengalaman serta pengetahuan," tandasnya. (*)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment