- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
ABK KM Bintang Indah VI Tewas Gantung Diri

Dobo, malukuupdate.com,- Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Bintang Indah VI, Tedi AS asal Majalengka Jawa Barat ditemukan tewas gantung diri di atas kapal, saat kapal sedang melakukan menangkap ikan di laut Aru, Senin (6/7) sekitar pukul 01.00 WIT.
Menurut pengakuan Nanang, salah satu rekan kerja korban yang juga merupakan ABK Bintang Indah VI, korban ditemukan tergantung seutas tali nilon di lambung kanan kapal, sekitar pukul 01.00 WIT.
"Pada saat kapal sedang melakukan penangkapan ikan di laut Aru, saya yang secara kebetulan sedang ke arah lambung kanan kapal, sontak kaget karena melihat korban sudah tergantung dengan menggunakan tali nilon (senar mancing).
Setelah melihat kejadian itu dirinya langsung bergegas memberitahukan kepada teman-teman ABK lainnya bahwa korban telah tewas gantung diri di lambung kanan kapal.
Mendengar informasi tersebut, seluruh ABK termasuk nahkoda kapal yakni Zampo bergegas menuju tempat kejadian dan langsung menurunkan jenasah korban.
Sewaktu diturunkan dari tali gantungan, korban masih bernapas, namun selang beberapa waktu kemudian korban meninggal.
"Setelah mengatahui korban meningal, kapal langsung kembali ke Dobo dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib," ujarnya.
Sesuai hasil pemeriksaan luar oleh dokter RSUD Cenderawasih Dobo, dr. Glen dan Bripka Sarif Mastur, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, hanya ada tanda bekas jeratan tali nilon kecil di bagian leher. (*)











