40 penumpang KM. Sanus 34 Tujuan Saumlaki Positif Covid-19

By Redaksi 09 Sep 2020, 21:44:33 WIB Daerah
40 penumpang KM. Sanus 34 Tujuan Saumlaki Positif Covid-19

Saumlaki - malukuupdate.com, Sebanyak 40 orang penumpang Kapal Motor Sabuk Nusantara (Sanus) 34 tujuan Saumlaki, ibu kota kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dinyatakan positif terpapar Covid-19, setelah hasil tes usap (swap) yang dilakukan pada 2-3 September 2020.

Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon kepada wartawan di Saumlaki, Rabu (9/9), menyatakan sebanyak 248 penumpang KM Sanus 34 yang datang dari Pelabuhan Ambon menuju Pelabuhan Saumlaki dan sejumlah pelabuhan tujuan di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) telah menjalani pemeriksaan tes usap oleh petugas medis pekan lalu.

Sesuai hasil pemeriksaan laboratorium yang disampaikan secara resmi oleh Dinas Kesehatan Maluku melalui surat Nomor 443.33/2672/Dinas Kesehatan Maluku tertanggal 9 September 2020, telah dilakukan pemeriksaan terhadap 205 sampel penumpang dan 40 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

"Sampel yang telah selesai diperiksa dan hasilnya sudah dikirim resmi ke Gustu Covid-19 KKT berjumlah 205 orang, Dari jumlah ini 40 orang dinyatakan positif, dan masih ada yang harus diuji ulang," katanya.

Sedangkan 43 orang lainnya masih belum disampaikan hasil pemeriksaan sampel mereka, karena masih dalam tahap uji laboratorium.

40 orang yang dinyatakan positif Covid-19 itu terdiri dari 27 orang penumpang dan satu Anak Buah Kapal (ABK) yang turun di Pelabuhan Saumlaki, sedankan 12 orang merupakan penumpang lanjutan dengan pelabuhan tujuan di Kabupaten MBD.

Menurut Bupati, tim medis saat ini sedang memilah para penumpang yang terpapar berdasarkan hasil laboratorium untuk dipindahkan dan menjalani isolasi di Puskesmas Lorulun serta RSUD dr PP Magretti Saumlaki.

Para penumpang yang hasil tes usapnya negatif akan diperpanjang masa karantina selama 10 hari lagi, dengan pertimbangan mereka melewati masa tunggu selama satu pekan setelah diambil sampel lendir untuk uji laboratorium.

"Dikhawatirkan selama sepekan itu mereka telah kontak dengan 40 orang yang positif di lokasi karantina. Makanya perlu dilakukan karantina untuk penanganan lanjut termasuk uji ulang sampel usapnya. Jika hasilnya negatif baru bisa dipulangkan," katanya.

Petrus Fatlolon yang juga ketua Gustu Covid-19 Tanimbar menyatakan kebijakan ini dilakukan agar setelah kembali, para eks penumpang itu tidak membawa atau menyebarluaskan virus ke keluarganya di rumah.

Bupati Petrus Fatlolon juga mengimbau masyarakat tidak panik dan tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa serta mempercayakan tim medis untuk bekerja.

"Saya imbau masyarakat untuk jangan panik namun tetap waspada. Berikan dukungan penuh kepada tim medis untuk melakukan berbagai langkah penanganan," katanya.

Dia juga mengimbau masyarakat tidak berkunjung ke RSUD dr PP Magretti dan Puskesmas Lorulun selama masa penanganan, agar meminimalisasi risiko penyebaran Covid-19 di wilayah itu.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Tanimbar Edwin Tomasoa merinci 40 orang yang terpapar COVID-19 itu yakni EIR (20) perempuan, SW (66) perempuan, seorang bayi laki-laki berinisial ML (3), JNL (25) laki-laki, IPB (19) perempuan, DW (20) perempuan, YR (60) laki-laki, MR (23) perempuan, ML (33) perempuan dan RL (5)laki-laki.

Selain itu, KK (27) perempuan, DU (63) perempuan, GGS (24) laki-laki, DS (27) perempuan, MK (33) perempuan, EM (48) perempuan, JS (40) laki-laki, R (27) laki-laki, AAL (27) perempuan, EL (21) laki-laki.

Kemudian PB (52) laki-laki, JPN (23) laki-laki, DJK (61) laki-laki, NRM (18) perempuan, AT (34) laki-laki, MRDL (23) laki-laki, PS (30) perempuan dan TM (26) perempuan. (*)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment